Di Bawah Bianglala

Di Bawah Bianglala

Jumat 31 Oct 2025 - 19:33 WIB
Reporter : Admin
Editor : Budi Rahmad

 

“Aku setuju, tapi aku sama seperti cacing tanah tidak bisa memberi isyarat yang dapat kalian lihat,” jawab kuman.

“Oke, kalau kamu siput tua?” tanya anjing hitam kepada siput tua.

“Kalau aku, abstain,” jawab siput tua.

 

Setelah semuanya mengutarakan pendapat masing-masing. Terlihat jelas bahwa di antara mereka ada yang pro dan kontra terhadap bangunan wahana tersebut. Anjing hitam, tikus curut, dan cacing tanah masuk ke golongan yang kontra. Sedangkan kucing orange dan kuman berpihak ke golongan yang pro dan siput tua masuk ke dalam golongan putih (golput).

 

“Sekarang aku ingin tahu alasan masing-masing memilih pihak pro dan kontra,” anjing hitam kembali memulai introgasi.

 

“Kalau aku, kucing orange, tikus curut dan siput tua tidak perlu ditanya lagi, karena kemarin kami sudah mengutarakan alasan,” sambung anjing hitam. 

 

“Apa alasan kamu setuju dengan bangunan ini, kuman?” tanya anjing hitam kepada kuman.

“Dengan adanya bangunan ini, aku jadi lebih mudah berkembang biak ke tubuh manusia, karena manusia itu terkadang setelah memegang semua fasilitas yang ada di sini langsung makan dan minum tanpa mencuci tangannya, padahal di sanalah kami berdiam diri,” kuman menjelaskan dengan panjang lebar.

Anjing hitam manggut-manggut.

 

“Kalau kamu kenapa tidak memihak kedua-duanya, siput tua?” kali ini anjing hitam bertanya kepada siput tua.

Tags :
Kategori :

Terkait