“Oke ada dua yang tidak setuju” ucap anjing hitam langsung memberikan kesimpulan.
“Jadi, kau, siput tua, cacing tanah dan kuman setuju dengan pembangunan wahana ini” lanjut anjing hitam sambil menunjuk kucing orange, siput tua dan cacing tanah.
Kucing orange langsung mengangguk, bertanda ia setuju dengan statemen anjing hitam.
Tapi tiba-tiba cacing tanah bersuara.
“Aku juga tidak setuju”
“Kenapa kamu tidak memberikan isyarat,” kata anjing hitam.
“Tadi aku menggerak-gerakkan badanku tanda aku tidak setuju, tapi kalian tidak mengerti” kata cacing tanah.
Mendengar kata-kata cacing tanah, semua tertawa. Mereka baru sadar kalau cacing tanah tidak mempunyai sesuatu yang bisa dijadikan sebagai isyarat. Karena cacing tanah tidak mempunyai tangan dan kaki, jadi ia bergerak dengan cara meregangkan otot-otot di tubuh mereka.
Sesi tertawa semua peserta terhenti karena melihat ekspresi cacing tanah yang tampaknya tersinggung. Sambil berusaha untuk menghentikan tertawanya, anjing hitam melanjutkan introgasi kepada peserta yang lain.
“Kalau kau dan siput tua tidak setuju juga ya?” anjing hitam bertanya kepada kuman yang tadi juga tidak memberikan isyarat apapun.