Karena tidak ada lagi respons dari anjing hitam, akhirnya mereka meninggalkan anjing hitam yang masih betah duduk di atas batu dengan sejuta pertanyaan.
Anjing hitam kemudian melirik kedua temannya yang sudah berlalu, ia tersenyum sambil membuka kantong plastik hitam yang disembunyikannya. Kantong itu berisi penuh tulang ayam. Diambilnya satu tulang ayam dan digigitnya dengan penuh kenikmatan.**
BIONARASI PENULIS
Syabaharza adalah nama pena dari Syamsul Bahri Arza. Ia adalah seorang guru di MTs Al-Hidayah. Putra asli Pelabuhan Dalam Pemulutan ini sekarang berdiam di Desa Keposang Kecamatan Toboali Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung. Ia bisa dihubungi di syamsulpemulutan81@gmail.com
Kategori :