Waw! Banjir Hajar Peternakan Ular?!
Peternakan Ular Banjir....-screnshot-
BANJIR yang melanda wilayah Hengzhou, Daerah Otonom Guangxi Zhuang, Tiongkok Selatan, memunculkan ancaman baru setelah sejumlah ular dilaporkan kabur dari peternakan yang terendam air.
---------------
PERISTIWA tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan itu selama beberapa hari hingga memicu banjir di sejumlah wilayah.
Mengutip laporan Xiaoxiang Morning Herald, Selasa 7 Juli 2026, menyebutkan bahwa sebuah peternakan ular di Desa Dengwei, Kota Yunbiao, terdampak banjir cukup parah. Air yang merendam area peternakan membuat banyak ular berhasil keluar dari kandangnya dan menyebar ke lingkungan sekitar.
Informasi mengenai insiden tersebut pertama kali ramai beredar melalui unggahan di media sosial yang memperingatkan warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa beberapa peternakan ular berskala kecil yang berada di kawasan dataran rendah ikut terendam banjir. Kondisi itu membuka peluang bagi reptil-reptil tersebut untuk melarikan diri ke area permukiman maupun lahan di sekitarnya.
Menurut keterangan warga, ular yang lepas merupakan jenis yang umum dibudidayakan.
Akan tetapi beberapa laporan juga menyebutkan adanya spesies berbisa, termasuk ular kobra, yang diduga ikut lolos dari peternakan. Hingga kini, belum ada data resmi mengenai jumlah ular yang berhasil melarikan diri.
Otoritas Turunkan Tim Penyelamat
Biro Manajemen Darurat Hengzhou mengonfirmasi telah menerima informasi terkait kerusakan peternakan ular akibat banjir. Selain itu, pihak berwenang juga mengetahui adanya laporan warga yang diduga mengalami gigitan ular setelah banjir melanda kawasan tersebut.
Sebagai langkah penanganan, tim penyelamat telah diterjunkan ke lokasi untuk membantu evakuasi warga sekaligus melakukan pemantauan terhadap potensi ancaman dari ular yang masih berkeliaran.
Otoritas setempat menyatakan proses pendataan masih berlangsung dan informasi resmi lebih lanjut akan disampaikan setelah seluruh proses verifikasi selesai dilakukan. Insiden ini merupakan bagian dari dampak banjir besar yang melanda Hengzhou dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan laporan Xinhua, luapan air terjadi setelah Waduk Liulan dan Waduk Yunbiao mengalami kelebihan kapasitas hingga jebol pada Senin pagi. Akibatnya, sejumlah desa di beberapa kecamatan terendam banjir dan akses masyarakat sempat terganggu karena kawasan permukiman dikepung air.
Hingga saat ini, pemerintah daerah masih fokus melakukan penanganan banjir, memastikan keselamatan warga, serta mengantisipasi risiko tambahan akibat keberadaan ular yang dilaporkan lepas dari peternakan.***