Mereka Lebih Membutuhkan

Mereka Lebih Membutuhkan

Jumat 05 Jun 2026 - 16:26 WIB
Reporter : Admin
Editor : Budi Rahmad

 

“Ibu, akhirnya kita dapat daging kurban,” katanya.

 

Sang ibu hanya tersenyum sambil mengelus-elus kepala anaknya.

“Ada siapa di dalam Ibu?” tanya Pak Mus kepada istrinya karena melihat ada sepasang sandal di teras rumahnya. 

“Ada tamu yah!”

Pak Mus langsung masuk ke rumah. Ia mengira itu tamu biasa yang bersilaturahmi dalam rangka iduladha.

Ternyata yang datang adalah sepupu Pak Mus dari desa tetangga. Belum sempat pak Mus duduk dengan ajeg, sang tamu sudah mengutarakan maksudnya bertamu.

 

“Mus, saya datang kesini hendak minta tolong kepadamu”

Pak Mus agak heran, kenapa orang seperti dirinya dimintai pertolongan, padahal ia tidak mempunyai apa-apa.

 

“Apa yang bisa saya bantu?”

“Begini Mus, sudah lama kami sekeluarga tidak makan daging kurban, karena setiap iduladha kami selalu tidak kebagian”

Jantung Pak Mus mendadak berdetak kencang, ia mulai menerka maksud omongan sepupunya itu. Ia menatap anaknya yang masih berdiri di dekat ibunya sambil memegang kantong plastik berisi daging kurban.

 

Tags :
Kategori :

Terkait