Kalau memang “maaf lahir bathin” itu benar-benar terjadi 3 perubahan tersebut (perubahan bahasa tubuh, pikiran dan hati), barulah kita dapatkan merasakan keindahan dari kalimat tersebut dan menjadi obat luka bathin yang selama ini menggerogoti ruang hati kita, bukan hanya sekedar suara mulut atau kalimat pepesan kosong melompong tanpa ruh.
Nah, jangan-jangan Idul Fitri tahun ini yang tinggal 3 hari lagi ini sama dengan Idul Fitri tahun kemaren ya? Yakni, semakin terasa “maafnya”, walau mungkin masih tetap sekedar lahir (belum bathin). Soalnya yang minta maaf tidak hanya manusia, tapi handphone saya pun minta maaf ketika saya menelpon “Maaf, pulsa Anda tidak mencukupi”, tidak hanya itu, bahkan tulisan di layar ATM pun bernada sama “Maaf, Uang Anda Tidak Mencukupi”.
Salam Maaf!(*)