Kemiskinan Makin Mencekik, Buah Pahit Ekonomi Kapitalistik
Nurul Aryani-Dok Pribadi-
Dalam Kitab Al-Kharaaj, Yahya bin Adam mengutip riwayat ‘Amru bin Syu’aib atau selainnya, ia berkata: Rasulullah saw. pernah memberikan sebidang tanah kepada sekelompok orang dari suku Muzainah atau Juhainah.
Namun, mereka menelantarkan tanah tersebut. Kemudian datanglah sekelompok orang lain yang menghidupkan (mengolah) tanah itu. Lalu Umar ra. (saat menjadi khalifah) berkata “Andai pemberian tanah itu dariku atau dari Abu Bakar, niscaya aku akan mencabutnya kembali. Namun, pemberian itu dari Rasulullah saw.” Khalifah Umar juga berkata, “Siapa saja yang menelantarkan tanahnya selama tiga tahun tanpa dia olah, lalu datang orang lain mengolah tanah tersebut, maka tanah itu menjadi milik orang yang mengolahnya tersebut.” (Al-Waie, 2024).
Demikianlah sedikit gambaran bagaimana islam mampu dan telah terbukti berhasil mengentaskan kemiskinan. Semua bisa dilakukan ketika kita mengambil aturan islam yang berpihak pada seluruh manusia dengan adil dan penuh rahmat.
Sungguh sebuah keberkahan hidup dan keselamatan dunia akhirat hanya akan kita dapatkan ketika islam diterapkan secara kaffah (menyeluruh). Wallahu’alambishowab.**