Baca Koran babelpos Online - Babelpos

3 Tahap Implementasi Model Pembelajaran Active Learning dalam Proses Pembelajaran

ilustrasi-Canva-

KORANBABELPOS.ID  Pendidik yang inovatif harus mampu menghadirkan proses pembelajaran yang aktif dan berpusat pada pusat pada peserta didik. Salah satu model pembelajaran yang sesuai yang dapat di implementasikan oleh pendidik adalah model pembelajaran active learning. 

Active learning merupakan model pembelajaran aktif yan sangat berperan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik, partisipasi peserta didik, serta hasil belajar peserta didik. Dalam model pembelajaran active learning, peserta didik dan pendidik terlibat aktif dalam proses pembelajaran. 

Sehingga pembelajaran tidak monoton atau berjalan satu arah hanya tertuju pada pendidik. Pada berbagai literatur, model pembelajaran active learning ini terbukti mampu meningkatkan minat belajar peserta didik dan partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran. 

BACA JUGA:Pembelajaran Bahasa Indonesia Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka

Dengan demikian, melalui model pembelajaran active learning ini, hasil belajar yang telah ditetapkan akan dapat dicapai oleh peserta didik secara optimal. Pada era saat ini, proses pembelajaran perlu diarahkan kepada paradigma student centered learning (pembelajaran berpusat pada peserta didik). 

Sehingga peserta didik secara aktif akan terlibat dalam proses pembelajaran tersebut. Peran pendidik hanyalah sebagai fasilitator. Pembelajaran dengan paradigma teacher centered learning (pembelajaran berpusat pada pendidik) hanya akan membuat suasana proses pembelajaran menjadi pasif. 

Proses pembelajaran pasif inilah yang kemudian akan melemahkan minat belajar peserta didik, partisipasi aktif peserta didik dalam proses pembelajaran, hingga akhirnya hasil belajar yang diharapkan pun tidak akan tercapai dengan optimal.

BACA JUGA:4 Peran Komunikasi dalam Pembelajaran

Implementasi model pembelajaran active learning ini perlu dipersiapkan oleh pendidik dengan matang. Misalnya bagaimana pendidik merencanakan sebuah proses pembelajaran yang akan berlangsung, bagaimana inti proses pembelajarannya serta bagaimana evaluasi atau penilaian yang akan diterapkan oleh pendidik tersebut. 

Perencanaan, pelaksanaan serta penilaian perlu dirancang secara maksimal oleh pendidik sebelum pembelajaran berlangsung. Menurut hemat penulis, tahapan-tahapan implementasi active learning dalam pembelajaran antara lain adalah sebagai berikut:

1. Tahap perencanaan

Pada tahap perencanaan, pendidik perlu mempersiapkan modul ajar yang telah dirancang sedemikian rupa guna mendukung implementasi model pembelajaran active learning. Modul ajar tersebut berisikan capaian pembelajaran (CP), tujuan pembelajaran (TP), alur tujuan pembelajaran (ATP), materi pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, serta penilaian atau evaluasi pembelajaran.

BACA JUGA:Revolusi Pendidikan di Indonesia: Mengoptimalkan AI untuk Pembelajaran Berkualitas dan Inklusif

2. Tahap pelaksanaan

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan