Selamat Menunaikan Ibadah, Semoga Meraih Haji Mabrur
Muhammad Nasril-Dok Pribadi-
Ibadah haji merupakan ibadah yang sangat dahsyat, membutuhkan kemampuan fisik, finansial dan kesabaran. Termasuk juga sabar menunggu antrian selama bertahun-tahun. Ia merupakan ibadah badaniyah, ibadah ruhaniyah, dan juga ibadah maliyah, serta salah satu ibadah yang paling baik sebagaimana ditegaskan Rasulullah SAW dalam hadisnya.
Tentu, berbagai persiapan maksimal dan bekal terbaik telah dilakukan oleh jemaah sebagai bentuk ikhtiar untuk kesempurnaan dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Fokus Ibadah di Tanah Suci
Menjadi tamu Allah dan berada di tempat yang mulia serta waktu yang istimewa adalah momen berharga yang harus dimanfaatkan untuk beribadah secara maksimal dan khusyuk.
Jemaah hendaknya fokus menjalani rangkaian manasik (amalan) haji, serta menghindari kegiatan yang tidak berkaitan langsung dengan ibadah, apalagi dalam cuaca yang panas berbeda dengan di tanah air. Menjaga kesehatan pun menjadi hal yang sangat penting.
Begitu juga dalam menghadapi berbagai dinamika lainnya disana, baik itu akomodasi,konsumsi, transportasi dan juga keramaian, khususnya saat puncak haji. Maka perlu kesiapan dalam menghadapi beberapa kondisi tersebut dengan tetap sabar, kompak dan saling membantu. Karena kepedulian, kepekaan terhadap lingkungan dan kerendahan hati menjadi salah satu wasilah meraih haji yang mabrur.
Fokus utama ibadah haji adalah melaksanakan amalan-amalan secara ikhlas, mulai dari rukun, wajib, sunnah, hingga amalan lainnya yang dianjurkan. Jemaah tidak perlu terlalu sibuk dengan hal-hal duniawi seperti belanja berlebihan atau jalan-jalan yang bisa melalaikan dari tujuan utama. Bukan tidak boleh, tapi jangan sampai menguras stamina yang sangat dibutuhkan untuk melaksanakan puncak ibadah haji.
Di Tanah Suci, jemaah hendaknya meningkatkan ketakwaan dan memperbaiki hubungan spiritual dengan Allah SWT melalui amalan kebaikan seperti zikir, shalawat, membaca Al-Qur’an dan amaliah lain yang dianjurkan, serta berbuat baik kepada sesama dan meninggal perdebatan.