Behume: Nyanyian Ladang Menuju Kelangsungan
Tiur Lina-Dok Pribadi-
Tanah kehilangan napas, laut menelan sungai.
Tapi di setiap sedekah kampung dan taber gunung yang khidmat,
Masih ada suara leluhur yang mengajarkan hormat.
“Behume bukan sekadar menanam,” bisik bumi pada langit,
“Ia adalah jembatan antara manusia dan semesta yang sempit.”
Jika tangan berhenti menggenggam cangkul tanah,
Identitas pun runtuh akar tercabut dari sejarah.
Maka mereka menanam, di bawah matahari yang tua,
Dengan cinta, dengan keyakinan yang tak sirna.
Agar kelak anak cucu tahu dan berkata:
“Mereka menanam agar kita tetap ada.”
Senja Jembatan Baturusa
Di ujung hari, matahari rebah di lengkung jembatan,
Air Baturusa berkilau bagai kaca kenangan.