Ade Perahu, Nek Berenang

Ade Perahu, Nek Berenang

Kamis 09 Jul 2026 - 18:26 WIB
Reporter : Tim
Editor : Syahril Sahidir

Oleh: AHMADI SOPYAN

Penulis Buku / Pemerhati Sosial Budaya

TERNYATA kita tidak bisa menentukan kapan pakai Silet kapan waktunya pakai Kapak. Menghadapi kumis menggunakan Kapak, tapi menghadapi batang Nangka mengggunakan Silet. Akhirnya kumis tak tercukur, bibir jontor. Batang Nangka tetap utuh, Silet patah. 

-------------

PADA tahun 1995, penyanyi balada, Franky Sahilatua, menyanyikan sebuah lagu yang ditulis liriknya oleh seorang Budayawan terkemuka, Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) dengan judul “Perahu Retak”. Salah satu lagu yang hingga kini masih terus saya putar dan selalu menyentuh perasaan. 

Lagu yang sarat dengan makna tersebut mengibaratkan Indonesia bagaikan sebuah perahu yang kondisinya sudah kian retak. 

“…. tapi ku heran ditengah perjalanan/ 

muncul ketimpangan/ 

aku heran aku heran/

yang salah dipertahankan/ 

aku heran aku heran/

yang benar disingkirkan/…… 

aku heran aku heran/ 

satu kenyang seribu kelaparan/ 

aku heran aku heran keserakahan diagungkan……. 

Kategori :

Terkait

Kamis 09 Jul 2026 - 18:26 WIB

Ade Perahu, Nek Berenang

Senin 22 Dec 2025 - 14:02 WIB

PERAHU SEKAK (GOBANG) BAGIAN LIMA

Senin 15 Dec 2025 - 15:38 WIB

PERAHU SEKAK (GOBANG) (BAGIAN EMPAT)

Senin 08 Dec 2025 - 14:36 WIB

PERAHU SEKAK (GOBANG) BAGIAN TIGA