Siung Buaya

Siung Buaya

Jumat 10 Oct 2025 - 20:11 WIB
Reporter : Admin
Editor : Budi Rahmad

 

Waktu sore itu begitu cepat berlalu. Tidak terasa sudah satu jam berlalu. Azan magrib sudah bergema dari masjid. Namun belum juga ada tanda-tanda anak yang hilang itu dikembalikan. Warga yang hadir mulai gelisah. Sang tetuah desa tampak panik. Tidak biasanya kejadian seperti itu. Biasanya jika ritual sudah dilaksanakan, maka korban akan dikembalikan di sekitar lokasi dengan cara ditimbulkan kembali. Sang tetuah desa berpikir kemngkinan ada yang sabotase ritualnya.

 

*****

 

“Apa yang saya pikirkan selama ini ternyata benar,” kata Kepala Desa.

 

“Tentang apa pak?” Salah seorang jajarannya bertanya.

 

“Dari dulu saya tidak percaya kalau tetua desa itu mempunyai keahlian."

 

“Selama ini keberhasilannya itu hanya kebetulan saja,” lanjut Kepala Desa 

 

Jajarannya masih belum memberikan statemen apapun. Hanya menganggukkan kepala berusaha untuk mencerna maksud dari sang kepala desa.

 

“Selama ini, saya yakin semua yang terjadi di desa kita ini memang takdir dari Tuhan, tidak ada hubungannya dengan buaya jadi-jadian itu, kata Kepala Desa terus meracau.

Tags :
Kategori :

Terkait