Baca Koran babelpos Online - Babelpos

DPRD Basel Minta Pemda Lakukan Percepatan Pembangunan

DPRD Basel Minta Pemda Lakukan Percepatan Pembangunan.-Antara-

TOBOALI  - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Selatan, Kamarudin meminta kepada pemerintah daerah setempat untuk segera melakukan percepatan pembangunan dalam rangka optimalisasi serapan anggaran tahun 2026 dan mencegah agar pelaksanaan kegiatan tidak menumpuk pada akhir tahun.

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat evaluasi realisasi APBD Bangka selatan tahun 2026 pada rapat Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di rumah rapat banggar yang dipimpin langsung Ketua DPRD Bangka Selatan Erwin Asmadi, Kamis (7/5).

Dalam rapat tersebut, ia menyoroti terkait dengan serapan anggaran yang telah terserap mencapai 27 persen, namun serapan anggaran tersebut masih mayoritas pada belanja rutin.

Sedangkan realisasi pada program pembangunan sampai dengan akhir April 2026 baru terserap 8 persen dari belanja modal, dan belanja hibah masih belum bergerak dari angka 0 persen.

Untuk itu, ia meminta agar pemerintah daerah segera melakukan percepatan pembangunan dalam rangka optimalisasi serapan anggaran tahun 2026 dan mencegah pelaksanaan kegiatan menumpuk pada akhir tahun. "Seharusnya pada triwulan ke dua ini, progres pembangunan sudah mencapai 40 persen dari belanja modal, sementara realisasi yang disampaikan TAPD baru terserap 8 persen," ujarnya.

Kamarudin meminta pemerintah daerah segera melakukan percepatan pembangunan, namun tetap memperhatikan dari sisi urgency yang dapat berdampak positif langsung kepada kebutuhan masyarakat seperti sektor kesehatan, pendidikan.

Pada sektor kesehatan diperlukan sarana untuk meningkatkan kenyamanan pelayanan pasien rawat inap dan rawat jalan di baik di RSUD maupun Puskesmas. Kemudian pada sektor pendidikan diperlukan pemerataan peningkatan sarana di setiap sekolah terutama data usulan pada program revitalisasi Kementerian Pendidikan.

Ia juga meminta percepatan perbaikan Mobile Brigde pelabuhan penyeberangan Sadai yang saat ini kondisinya sudah memprihatinkan untuk segera dilakukan. "Sebelum melakukan perbaikan, pemerintah daerah perlu menetapkan tempat sandar kapal ro-ro alternatif agar kegiatan transportasi Sadai-Tanjung Pandan, Sadai-Tanjung Gading tetap beroperasi secara berkelanjutan dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)," ujarnya.

Selain itu, Ia juga mendorong agar pemerintah daerah segera memenuhi permintaan masyarakat untuk melakukan pemeliharaan rutin jalan kabupaten yang saat ini dalam kondisi rusak dan berlubang terutama di wilayah Tukak Sadai dan Simpang Rimba.

Menurutnya, pemeliharaan jalan ini sangat penting terutama untuk meminimalisir penggunaan anggaran yang besar jika kondisinya sudah rusak parah baru dilakukan perbaikan. Selain itu perbaikan jalan ini untuk mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan pada pengguna jalan.

"Perbaikan jalan ini juga berfungsi untuk tetap menjaga kestabilan harga produksi ditingkat petani dan nelayan serta meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bangka Selatan," ujarnya.

Diakhir penyampaiannya, Kamarudin memberikan apresiasi atas kesigapan TAPD Bangka Selatan sehingga realisasi pendapatan sampai dengan bulan April 2026 penerimaan APBD dapat mencapai 34 persen. "Jika angka ini berkelanjutan maka target pendapatan sampai akhir tahun dapat dipastikan dapat tercapai dengan baik," ujarnya. (ant)

 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan