Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Final Ideal, Spanyol Lawan Argentina

Messi dan Kane-screenshot-

JAKARTA - Piala Dunia 2026 akan menghadirkan partai puncak impian. Dua tim terkuat dunia akan bertanding menjadi yang terbaik. Spanyol adalah Juara Eropa 2024. Sementara Argentina adalah Juara Copa America 2024. Tim Matador lebih dulu ke final setelah mengalahkan Prancis 2-0. Sementara Tim Tango mengalahkan Inggris 2-1.

 

Siapa yang akan menjadi terbaik? Apakah Spanyol akan mengulang prestasi di Piala Dunia 2010. Atau Argentina akan mempertahankan gelar juara yang direbutnya pada Piala Dunia 2022.

 

Pada pertandingan semi-final Kamis (16/7) dini hari, Lionel Messi dkk kembali menunjukkan mental juaranya. Tertinggal 1 gol lebih dulu, Inggris membalikkan keadaan dengan 2 gol dari Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez. Argentina pun menyisihkan Inggris dengan skor 2-1 dalam laga di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat. 

 

Babak pertama pertandingan Inggris vs Argentina berlangsung sengit. Kedua tim bermain cukup terbuka, tetapi gagal memanfaatkan peluang yang tercipta. Peluang terbaik dimiliki oleh Inggris pada menit ke-33 ketika umpan Declan Rice dalam situasi tendangan bebas bisa disambut John Stones di area tiang jauh, sayang bola masih menyamping dari gawang Argentina.

 

Setelah babak pertama berakhir nirgol, Inggris sukses memecah kebuntuan lewat skema serangan balik cepat pada menit ke-55. Berawal dari aksi Morgan Rogers di sisi kanan, bola dikirim ke area tiang jauh di mana Gordon menyambutnya dengan penyelesaian sempurna untuk menjebol gawang Emiliano Martinez dan membawa Inggris memimpin 1-0.

 

Argentina berusaha merespons langsung, melalui aksi Giuliano Simeone menusuk ke dalam kotak penalti, tetapi Djed Spence melakukan jegalan bersih pada momen krusial untuk mengamankan situasi. Jelang jeda turun minum babak kedua kiper Inggris Jordan Pickford melakukan penyelamatan gemilang untuk mementahkan bola sundulan Nicolas Gonzalez.

 

Keunggulan membuat Inggris sedikit lengah dan pelatih Thomas Tuchel mengambil keputusan krusial yang berujung fatal dengan memasukkan tiga bek yakni Ezri Konsa, Dan Burn, dan Nico O'Reilly sembari menarik keluar Gordon, Rice, serta Reece James.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan