Maling Mobdin DPRD Bangka, Gadai ke Istri, Duitnya untuk Bayar Utang ke Istri
Mobil Dinas yang Berhasil Ditemukan.-screnshot-
KORANBABELPOS.ID.- Inilah kalau jadi maling hanya karena terdesak. AO (35) yang merupakan honorer di Sekretariat DPRD Bangka --sejak 2012 dan bakal diangkat menjadi PPPK-- kini harus berurusan dengan hukum. Gara-gara nekad maling mobil dinas (Mobdin) DPRD Bangka.
"Ku begawe bagian kebersihan di situ (DPRD Bangka). Sebelum ku ambil, sekitar due tige hari kunci di situ la. Kubutuh duit ganti duit bini ku, mobil tuh kuambil sekitar jam-jam lime sore," ujar AO mengaku terus terang.
Lalu, mobil itu dibawa pulang dan disebutkan ke istrinya ada orang mau menggadaikannya. Istrinya yang biasa menerima gadai lantas percaya dan mobil tersebut digadai senilai kurang lebih dua juta, sebesar uang istri yang ia pakai.
Persoalannya, ulah AO itu semua berada di wilayah hukum Kabupaten Bangka. Sehingga mulai dari heboh hingga terciumnya semua itu begitu cepat dan mudah.
Mulanya, pelaku AO yang warga perumahan Kelurahan Kuday itu, diamankan Kamis (1/12/2025) malam. Dia mengaku, melakukan itu karena melihat peluang mobil terus ada di parkiran kantor. Selain itu, selama beberapa hari kunci mobil Toyota Avanza Veloz warna putih itu selalu ada di mobil yang tertinggal.
"Setelah di rumah mobil ku parkir di depan rumah kosong seberang rumah. Mobil tuh ku kadang pakai untuk ambil gas," ujarnya.
Ia sempat mengganti plat polisi warna merah untuk kendaraan dinas dengan plat nomor polisi hitam miliknya yang tak terpakai. Ia juga menyatakan sempat membuang plat nomor polisi mobil dinas tersebut ke bak sampah di dekat Pasar Higienis Airruai.
Mobil yang ia ambil di akhir November 2025 tersebut hampir satu bulan berada ditangannya. Ia kemudian tak tenang karena kemudian muncul pemberitaan di media perihal kehilangan mobil itu.
"Setelah heboh ada mobil DPRD hilang, warna putih, Avanza ku jadi dak tenang. Akhir e mobil tuh ku anter ke depan rumah kosong tuh," katanya.
Usai mengantar mobil pada Rabu (31/12/2025) malam ia kemudian berjalan kaki meninggalkan mobil dan meminta dijemput di depan pengadilan agama. Kini, AO pasrah dengan perbuatannya, SK pengangkatan PPPK yang sebentar lagi akan diterima dan uang BPJS ketenagakerjaan terancam raib?
Terlebih lagi, pihak Sekretariat DPRD Bangka telah melaporkan kehilangan kendaraan dinas Toyota Avanza Veloz warna putih tahun 2015 itu ke polisi. Mobil yang hilang di parkiran tersebut kemudian diselidiki pihak kepolisian. Belakangan mobil diantar pelaku yang tak lain adalah AO dengan kondisi masih utuh hanya plat nomor polisinya saja yang tak lagi terpasang.
Terduga pelaku AO sempat diamankan ke Mapolres Bangka guna kepentingan penyelidikan berikut dengan unit mobil Toyota Avanza dan plat nomor polisi warna hitam yang sempat ia pasang ke mobil dinas milik Sekretariat DPRD Bangka.***