Baca Koran babelpos Online - Babelpos

FKPDAS Babel Hasilkan Rekomendasi Penting

FKPDAS Babel Hasilkan Rekomendasi Penting.-Tim-

PANGKALPINANG -  Sidang Pleno Forum Koordinasi Pengelolaan DAS (FKPDAS) Bangka Belitung 2025 digelar di Gedung Rusli Rachman Universitas Muhammadiyah Bangka (Unmuh Babel), Kamis, 11 Desember 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Ir. Fadilah Sabri S.T., M.Eng., IPM., Rektor Unmuh Babel yang juga menjabat Ketua Umum Forum Daerah Aliran Sungai (FORDAS).

Sidang pleno tersebut membahas dokumen rekomendasi terkait pemanfaatan ruang daerah aliran sungai (DAS) yang ada di Bangka Selatan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh sebagian besar pengurus FKPDAS Babel serta relawan-relawan lingkungan yang selama ini aktif terlibat dalam berbagai aksi pelestarian DAS di Bangka Belitung.

Sebelumnya pembahasan rekomendasi dalam sidang pleno ini digelar sebagai respons atas gejolak di masyarakat yang muncul akibat pembukaan lahan pada DAS Kemis dan DAS Nyirih di Kabupaten Bangka Selatan sebagai sumber air utama bagi pertanian, berdampak pada kondisi hidrologi wilayah tersebut karena aktivitas pembukaan lahan untuk perkebunan sawit.

Fadilah Sabri menegaskan pentingnya kajian yang dilakukan FKPDAS. “Selama saya memimpin FORDAS, ini adalah kajian yang ketiga dilaksanakan, yang pertama terkait Bukit Kukus Bangka Barat, yang kedua di Belitung dan ini adalah yang ketiga. Ini adalah dokumen yang sangat berharga, dari sebuah kegiatan yang besar untuk mengumpulkan orang. Mengapa? Karena ini akan meninggalkan konsep yang besar tentang keilmuan, kalau ini harus dibiayai kajian-kajian seperti ini bisa menghabiskan puluhan hingga ratusan juta,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kajian tersebut disusun secara komprehensif. “Apalagi ini kajian yang sangat komprehensif, mulai dari kajian tehnis, hidrologis, sosial, ekonomi, hukum dan sebagainya. Kita mengapresiasi kerja tim yang sukarela dan didukung oleh BPDAS dan juga Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi yang menggunakan dana SPPD-nya untuk kegiatan ini. Inilah kemanfaatan yang lebih besar," tambahnya. 

Fadilah juga menyampaikan harapannya atas manfaat jangka panjang kajian tersebut. “InsyaAllah Dokumen ini akan bermanfaat untuk anak cucu kita paling tidak kita pernah mengukir sejarah dan menulis sejarah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelolaan DAS Babel Baturusa Cerucuk, Eka Widiyastutik, S.Hut., M.Si., menekankan bahwa hasil sidang pleno diharapkan dapat menjadi perhatian serius pemerintah. “Melalui Forum DAS ini kita bisa memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah ataupun pengambil keputusan kebijakan terkait upaya pelestarian lingkungan khususnya di DAS Kemis, DAS Nyirih ini karena akibat dari pembukaan lahan untuk sawit yang telah berdampak kepada kondisi hidrologi dalam hal ini terkait dalam pemenuhan kebutuhan air untuk irigasi sawah dibawahnya.

Alhamdulillah sudah semifinal dan akan disempurnakan lagi dokumen kajian untuk rekomedasi selanjutnya akan ditindaklanjuti dan disampaikan kepada pemerintah daerah ataupun provinsi,” pungkasnya. (bbp)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan