Baim Wong Raih Penghargaan LEPRID
Baim Wong.-screenshot-
Aktor, sutradara, sekaligus produser film, Baim Wong kembali menuai perhatian publik setelah pernyataannya mengenai proses kreatif beredar luas dan menuai pujian di media sosial.
Dalam berbagai kesibukan, dia menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya seorang aktor, tetapi juga kreator yang memegang teguh standar kualitas tinggi dalam setiap karya yang ia hasilkan. Produser sekaligus sutradara yang sukses melalui film horor Lembayung dan Sukma itu menegaskan bahwa setiap proyek yang digarap harus mencapai kualitas maksimal tanpa kompromi.
“Dari sumber terpercaya, awalnya saya pikir penghargaan ini hanya bercandaan atau mungkin ada kesalahan, tetapi ternyata memang benar penghargaan ini untuk saya.Memang benar setiap kali saya bekerja, saya selalu fokus. Saya ingin semuanya sempurna,” kata Baim Wong dalam keterangan resmi.
Pria berusia 44 tahun itu menjelaskan, baginya film bukan sekadar hiburan, tetapi sebuah karya seni yang harus melalui proses yang panjang dan penuh detail. Baim Wong pun sangat menolak hasil yang setengah-setengah.
“Setiap pekerjaan yang saya lakukan, saya tidak pernah ingin asal-asalan. Harus bagus. Dari sutradara, penata artistik, produser, sampai aktor, semuanya sangat detail. Penyutradaraan dan penulisan bekerja luar biasa kerasnya,” jelasnya.
Baim Wong lantas membeberkan bahwa dirinya terlibat penuh dari awal hingga akhir dalam proses produksi. “Semua karya saya, ketika membuat film, dimulai dari tahap paling dasar hingga selesai, dari A sampai Z. Itu cara saya untuk membuat film bagus, tidak mau menyalahkan orang lain,” lanjutnya.
Menurut Baim Wong, dukungan penonton Indonesia merupakan dorongan terbesar baginya untuk terus berkarya dan berkembang. Berkat dedikasi dan rekam jejaknya, Baim Wong baru saja menerima penghargaan bergengsi dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID).
Lembaga independen yang mencatat berbagai prestasi dan rekor insan Indonesia ini diprakarsai oleh Paulus Pangka, SH, dan telah diakui secara hukum oleh Kementerian Hukum dan HAM RI. LEPRID menetapkan Baim Wong sebagai penerima Rekor No. 1017 dengan kategori: Aktor, Sutradara, dan Produser yang Konsisten Memperjuangkan Kualitas dan Daya Saing Perfilman Indonesia di Kancah Nasional dan Dunia.
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi nyata Baim Wong yang telah berkarya lebih dari dua dekade. Beberapa pencapaian yang menguatkan penilaian tersebut antara lain; Sukma meraih 7 nominasi di Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) 2025, termasuk Film Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Penulis Terbaik. Film Lembayung (2024) sukses besar dan semakin mengukuhkan reputasinya sebagai kreator film berbakat.
Selanjutnya, Konsistensi Baim Wong dalam menyutradarai serta memproduksi film yang mampu bersaing di level nasional dan internasional. Kolaborasi dengan aktor papan atas seperti Christine Hakim, Luna Maya, Fedi Nuril, dan Asri Welas dalam Sukma. Ambisi mengeksplorasi genre baru, dari horor-drama hingga drama mendalam demi meningkatkan kualitas perfilman Indonesia. Beragam penghargaan yang diterima sepanjang kariernya sebagai aktor, sutradara, dan produser. Penghargaan LEPRID tersebut menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, dan keseriusan Baim Wong telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan perfilman Indonesia.
Dengan pencapaian itu, Baim Wong makin mantap melangkah sebagai salah satu sosok penting dalam industri film Indonesia yang terus mendorong kualitas, inovasi, dan daya saing di tingkat nasional maupun internasional. (ant)