Menjemput Kesuksesan Melalui Ridho Orang Tua
Rudiyanto-Dok Pribadi-
Oleh: Rudiyanto, S.Pd.,Gr
Guru Pendidikan Agama Islam, Kabupaten Bangka Selatan
Ridho orang tua merupakan sikap kerelaan hati dan keikhlasan orang tua kepada anaknya. Seorang anak yang mendapatkan rida kedua orang tuanya meraih kesuksesan, kebahagiaan dan keberkahan hidup. Dalam perspektif Islam, rida Allah SWT tergantung dengan ridho kedua orang tua, begitu pun sebaliknya, murka Allah SWT tergantung kepada murkanya orang tua.
Hal ini terdapat pada hadis yang diriwayatkan oleh Tirmizi, Ibnu Hibban dan Hakim yang artinya: "Ridho Allah SWT bergantung dari rida kedua orang tua dan kemurkaan Allah SWT bergantung dari kemurkaan orang tua". Berdasarkan hadis tersebut, maka rida orang tua merupakan faktor yang sangat penting untuk meraih kesuksesan, kebahagiaan dan keberkahan hidup seseorang.
Dewasa kini, para anak-anak maupun peserta didik cenderung meninggalkan nilai-nilai moral dan spiritual. Hal ini disinyalir dikarenakan oleh dampak buruk pertumbuhan arus globalisasi dan perkembangan dunia Teknologi, Informasi dan Komunikasi yang tak tersaring. Sehingga, beberapa oknum anak-anak maupun peserta didik cenderung berani untuk melawan orang tuanya, membentak orang tuanya, mengancam hingga memenjarakan kedua orang tuanya.
Hal ini tentu sangat miris sekali. Kedua orang tua yang telah membesarkan kita, ayah bekerja keras menafkahi keluarganya, ibu bertaruh nyawa melahirkan anak-anaknya diperlakukan dengan buruk. Maka tidak heran, jika seorang anak tidak dapat menggapai rida orang tua, maka hidupnya tidak akan sukses, bahagia dan berkah. Ada saja batu kerikil yang akan menghambat kesuksesan dan kebahagiaan hidupnya.
Menurut hemat penulis, beberapa upaya yang dapat dilakukan seorang anak atau peserta didik untuk menjemput kesuksesan melalui rida orang tua adalah sebagai berikut;