Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Pemkot Pastikan MBG Tidak Pengaruhi Harga Pangan

Pemkot Pastikan MBG Tidak Pengaruhi Harga Pangan.-Antara-

PANGKALPINANG- Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mempengaruhi kenaikan harga pangan lokal, karena stok di distributor mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kami memastikan stok pangan cukup untuk kebutuhan masyarakat dan MBG ini," kata Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang Samri di Pangkalpinang, Senin,

Ia mengatakan dalam menyukseskan Program MBG ini, Dinas Pangan dan Pertanian Pangkalpinang telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memastikan kelancaran program tanpa mengganggu stok dan stabilitas harga pangan bagi masyarakat di daerah ini. "Saat ini berkembang informasi terkait potensi kenaikan harga pangan akibat tingginya permintaan dari MBG ini dan ini harus diluruskan, agar tidak menimbulkan kepanikan dan keresahan masyarakat," katanya.

Ia menyatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pelaksana MBG diwajibkan untuk memprioritaskan pengadaan bahan pangan dari pasokan lokal. "Prinsipnya SPPG harus mengambil stok dari distributor dalam daerah terlebih dahulu. Jika tidak terpenuhi, barulah boleh mengambil dari luar, seperti Palembang," katanya.

Ia menekankan kebijakan ini juga untuk melindungi ketersediaan pangan bagi masyarakat non-MBG. Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bulog setempat. "Ketersediaan stok di Bulog, khususnya beras, dipastikan mencukupi untuk kebutuhan SPPG sekaligus masyarakat. SPPG dapat membeli dari Bulog atau distributor lokal selama harga dan kualitasnya sesuai," tambahnya.

Ia menambahkan pada komoditas yang harganya fluktuatif seperti daging ayam, SPPG membeli langsung dari peternak lokal dengan sistem kontrak yang harganya telah ditetapkan. Namun, fleksibilitas tetap diberikan. "Jika ada perubahan pasokan, negosiasi ulang harga bisa dilakukan. Yang terpenting, SPPG memiliki opsi untuk beralih ke protein lain seperti ikan atau telur jika harga ayam melonjak di luar anggaran Rp10.000 per porsi MBG," katanya.(ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan