Baca Koran babelpos Online - Babelpos

BKKBN Edukasi Tekan Pernikahan Usia Anak

BKKBN Edukasi Tekan Pernikahan Usia Anak.-Antara-

PANGKALPINANG- Kanwil Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengintensifkan edukasi keluarga, guna menekan pernikahan usia anak yang masih tinggi.

"Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini sangat penting untuk mencegah dan menekan pernikahan usia anak yang masih tinggi," kata Kepala Kanwil Kemendukbangga/BKKBN Babel Fajar Sentosa di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan berdasarkan data pemutakhiran PK 2024, terdata dari total jumlah pasangan usia subur yang ada di Provinsi Kepulauan Babel sebanyak 230.839 pasangan terdapat jumlah perempuan menikah di bawah usia 19 tahun sebanyak 46.394 atau 20,10 persen. "Angka perempuan menikah di bawah usia 19 tahun ini tinggi, sehingga perlu langkah-langkah untuk menekan kasus pernikahan usia anak ini," katanya.

Ia menyatakan kasus pernikahan usia anak ini disebabkan berbagai faktor di antaranya pengasuhan anak, ekonomi dan faktor lingkungan. Apalagi banyak anak-anak yang ikut menambang timah yang akhirnya mereka memilih berhenti sekolah dan akhir menikah. "Banyak anak-anak putus sekolah ini menikah di usia dini, karena kasus "kecelakaan" atau pacaran melebihi batas dan akhirnya menikah," katanya.

Menurut dia dampak perkawinan usia dini ini tidak hanya memicu kasus perceraian yang tinggi tetapi juga meningkatkan angka kemiskinan, stunting, kematian ibu anak dan lainnya. "Kasus perceraian dari pernikahan usia ini tinggi, karena usia mereka belum siap untuk membangun sebuah keluarga," katanya. (ant) 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan