Litani Rahim
Editor: Budi Rahmad
|
Kamis , 16 Oct 2025 - 20:06
Azkia-Dok Pribadi-
Puisi-Puisi Nurul Azkia
(Fragmentasi dari rahim yang trauma, digugurkan, dikagumi, dituduh, pula disembah)
Rahim bukan pilihan.
Rahim datang tanpa undangan.
Diturunkan seperti kutukan yang
terbungkus renda.
Diperkenalkan pada hari menstruasi
pertama.
Sembari ibu berbisik, “Selamat datang di
dunia nyata.”
Akan.
Kau akan berdarah.
Dan mereka akan bilang itu anugerah.