Hari ini, BMKG Prediksi Babel Hujan Lebat
Ilustrasi-screnshot-
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis daftar wilayah di Indonesia yang diprediksi mengalami hujan lebat dan angin kencang pada periode 7-8 Oktober 2025.
---------------
PERINGATAN dini mengenai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia dibagikan melalui akun Instagram resminya @infobmkg.
Berdasarkan analisinya, terdapat indikasi meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebar yang dapat disertai kilat, angin kencang, serta genangan dan longsor di beberapa provinsi.
BMKG mengatakan faktor utama pemicu hujan lebat hingga angin kencang di berbagai wilayah Indonesia pada awal Oktober 2025 ini karena terbentuknya Siklon Tropis "MATMO" di timur Filipina.
Dampak tidak langsung yang diakibatkan siklon tropis ini adalah terbentuknya daerah kovergensi di sekitar Filipina hingga perairan utara Papua dan Maluku Utara yang berperan dalam meningkatkan potensi hujan di wilayah Indonesia bagian timur.
BMKG juga mengungkap faktor lain yang pemicu kondisi ini, seperti Rossby Ekuator dan Kelvin yang saat ini aktif di kawasan Indonesia. Gelombang-gelombang tersebut memicu terbentuknya awan konventif di berbagai wilayah.
Sehingga menambah potensi hujan sedang hingga lebat di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
BMKG juga mencatat kondisi ini diperkuat oleh suhu muka laut (SST) yang relatif hangat dengan anomali positif di Samudera Hindia, Laut Jawa, Selat Makassar, hingga perairan sekitar Papua.
"Suhu laut yang lebih tinggi mendorong peningkatan penguapan, menambah massa uap air di atmosfer, dan meningkatkan potensi terjadinya hujan," tulis BMKG dalam laporan prospek cuaca mingguan periode 3-9 Oktober 2025, dikutip Selasa, 7 Oktober 2025.
Daftar Wilayah Diprediksi Hujan Lebat
Pada 7 Oktober 2025, terdapat 16 provinsi yang masuk dalam kategori Waspada, mencakup wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatra bagian tengah dan selatan, serta sebagian besar Kalimantan dan Papua.
Lima provinsi lainnya masuk dalam kategori Siaga karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Peringatan dini angin kencang juga dikeluarkan BMKG untuk wilayah Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Utara.
Memasuki tanggal 8 Oktober 2025, pola cuaca di sejumlah wilayah Indonesia menunjukkan peningkatan intensitas di beberapa wilayah lain, seperti Banten dan Kalimantan Utara. Sebanyak 15 provinsi dalam kategori Waspada dan 7 provinsi dalam kategori Siaga.