Program MBG Diharapkan Meningkatkan Perekonomian Masyarakat
SUNGAILIAT - Pemerintah Kabupaten Bangka mengelar Rapat Pembahasan Progres Pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) di ruang kerja Sekda Bangka Senin (22/9/2025).
Turut hadir, Pada Rapat Pembahasan Progres Pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) di Kabupaten Bangka yakni PJ Sekda Bangka Thony Marza AP M.AP, Kepala Bappeda Bangka Ir Pan Budi Marwoto M.Si, Asisten I Setda Bangka Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Ismir Ramaddianto, S.STP, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka, Baharuddin Bafa SH, Plt Kepala DP2KBP3A Kabupaten Bangka, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Arman, serta para Camat Se Kabupaten Bangka.
PJ Sekda Bangka Thony Marza mengatakan tujuan digelar rapat pembahasan terkait progres pelaksanaan program MBG yakni, Pemerintah Kabupaten Bangka menginginkan agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terus melakukan evaluasi sehingga program MBG bisa berjalan lancar di Kabupaten Bangka.
"Untuk di Kabupaten Bangka hingga kini baru 1 dapur yang sudah beroperasi dengan menyalurkan 8 sekolah yang ada di Kecamatan Pemali dengan sasaran sekitar 3 ribu pelajar, mulai dari jenjang Taman Kanak Kanak (TK) hingga jenjang SMA." ujar Thony Marza kepada wartawan Senin (22/9/2025).
Disampaikan PJ. Sekda, untuk di Kabupaten Bangka terdata 32 dapur yang akan dibangun, 24 diantaranya sedang dalam proses dan 1 yang sudah berjalan. Dari jumlah itupun, satu dapur lagi dibawah naungan yayasan same same akan menyusul beroperasi pada 29 September 2025 nanti.
"Setelah hari ini (Senin-red), Pemkab Bangka akan kembali melakukan rapat evaluasi dan pembahasan terkait program mbg dengan melibatkan yayasan maupun pihak Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangka untuk mengantisipasi berbagai permasalahan yang tidak diinginkan.
Dari hasil pembahasan itu, pemerintah Kabupaten Bangka menginginkan agar semua stakeholder bersama mengawal kelancaran pelaksanaan MBG." himbau Thony Marza.
Selain itu Thony Marza juga menekankan agar selain kualitas, pelaksanaan MBG ini pula dapat memberdayakan petani lokal dalam menyediakan bahan baku dapur MBG agar semua merasakan dampak dalam meningkatkan ekonomi masyarakat terutama petani setempat.
"Bahan baku menu Makan Bergizi Gratis (MBG), seperti, sayuran, daging, telur ayam serta buah-buahan dapat diperoleh dari para petani, peternakan yang ada di Kabupaten Bangka sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat disini." harapnya.(dee)