Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Polres Beber Peran 5 Anak di Kasus Bullying yang Menyebabkan Kematian Korban

Polres Beber Peran 5 Anak di Kasus Bullying yang Menyebabkan Kematian Korban.-Ilham BABEL POS-

TOBOALI - Usai dibeberkannya hasil autopsi oleh pihak Kepolisian terhadap ZH (10)  korban bullying, ternyata  terdapat tindak kekerasan. Hal ini sudah diungkapkan dalam konfrensi pers yang di gelar oleh Polres Basel pada, Selasa sore (09/09). 

"Pada hasil kesimpulan ekhamasi ditemukan beberapa hasil seperti bekas perawatan medis, kekerasan benda tumpul dan penyebab kematian kemungkinan infeksi diakibatkan kebocoran usus buntu," ungkap Kasat Reskrim AKP Raja Taufik. 

Namun, dalam tindak kekerasan tersebut Kapolres turut mengungkapkan masing masing peran ABH terhadap tindak kekerasan terhadap korban ZH. Adapun kelima ABH ini yakni DMP (12), SM (11), IDP (11), HL (11) AS (12).

Peran para ABH (Anak Berhadapan dengan Hukum) ini di mana DMP menutup kepala korban dengan panci serta memukul kepala korban, SM mengajak dan memprovokasi, IDP memukul punggung korban, HL menendang perut korban dan AS memukul lengan korban," jelasnya.

Kasat Reskrim melanjutkan,  kelima pelaku ini merupakan kakak kelas korban, di mana kejadian tindak kekerasan terhadap korban ini terjadi di kelas di lingkungan Sekolah tetapi tidak saat pada jam belajar.

"Terhadap kelima ABH ini hanya DMP (12) yang gagal menjalani diversi dan tetap diproses hukum sesuai sistem peradilan pidana anak. Sementara 4 anak lainnya menjalani diversi berdasarkan keputusan bersama penyidik, Bapas, Dinsos, dan lembaga terkait," kata Kasat Reskrim. 

Kendati demikian, ke empat ABH ini diwajibkan meminta maaf kepada keluarga korban dan menjalani program pendidikan, pembinaan, serta bimbingan selama 6 bulan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Darus Syafaah Desa Sidoarjo, Kecamatan Air Gegas. "Atas adanya hal ini kami berharap jangan sampai ada kejadian yang serupa, apalagi sampai timbul korban jiwa," pungkasnya. (im)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan