Gencarkan Skrining Cegah Penyebaran Penyakit TBC
Gencarkan Skrining Cegah Penyebaran Penyakit TBC.-Antara-
SUNGAILIAT - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, gencar melakukan skrining kesehatan masyarakat untuk mencegah penyebaran penyakit tuberkulosis (TBC).
"Tindakan pencegahan penyebaran penyakit TBC dengan melakukan skrining sebagai cara deteksi dini," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Nora Sukma Dewi di Sungailiat, Kamis.
Ia mengatakan skrining TBC dapat dilakukan di puskesmas atau rumah sakit bahkan di fasilitas umum seperti di lingkungan pendidikan, perkantoran, dan tempat risiko yang lain.
"Dalam skrining yang melibatkan petugas kesehatan, kami menggali gejala klinis secara mendalam dan mencari kontak erat sebelum dan sesudah gejala muncul," ujar dia.
Menurut dia, kader kesehatan di lapangan akan memantau penderita TBC untuk melakukan pengobatan rutin dan memberi dukungan moral serta membantu memfasilitasi pemeriksaan TBC di fasilitas kesehatan terdekat
"Penyakit TBC yang merupakan salah satu penyakit menular menjadi perhatian serius karena dalam temuan diketahui kasus penyakit TBC dapat menyebar di semua kelompok umur," katanya.
Tercatat dari 407 kasus TBC di Kabupaten Bangka diketahui pasien usia 0 sampai 17 tahun sebanyak 59 orang, usia 18 tahun sampai 60 tahun sebanyak 275 orang, dan pasien TBC lanjut usia sebanyak 73 orang.
"Saya mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan penyakit TBC, dengan cari meningkatkan perilaku hidup sehat, segera ke puskesmas atau rumah sakit jika mengalami gejala TBC seperti batuk berdahak selama dua sampai tiga minggu lebih, nyeri di dada, sesak napas dan tanda yang lain," kata dia.
Dia optimistis dengan menggencarkan pencegahan dan didukung oleh masyarakat, penyebaran penyakit TBC dapat ditekan. (ant)