Pemkab Basel Mendapatkan Sertifikat Bebas Frambusia dari Kemenkes
Pemkab Basel Mendapatkan Sertifikat Bebas Frambusia dari Kemenkes.-Ilham BABEL POS-
TOBOALI - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia memberikan sertifikat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) yakni Bebas Frambusia. Penghargaan ini langsung diberikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin secara video confrencee zoom.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kriopanting Himawan Setianto mengucapkan selamat kepada Pemkab Basel karena berdasarkan penilaian dari Kemenkes mendapatkan Sertifikat Bebas Frambusia. "Allhamdulillah, Pemkab Basel mendapatkan Sertifikat Bebas Frambusia dari Kemenkes," terangnya, Kamis (21/08).
Disebutkannya, Frambusia ini adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum subspecies pertenue. Penyakit ini biasanya menyerang kulit serta tulang dengan disertai gejala lesi kulit yang berulserasi, Pembengkakan pada kulit dan nyeri pada tulang maupun sendi.
Pada umumnya penyakit ini menyerang anak-anak di daerah tropis dan subtropis, terutama di daerah pedesaan atau terpencil. Penderita Frambusia ini biasanya melibatkan antibiotik, seperti penisilin, yang dapat menyembuhkan penyakit ini jika diberikan pada tahap awal.
"Penderita Frambusia ini rata rata menyerang anak anak, dan cara pencegahannya dengan memberikan antibiotik seperti penisilin," sebutnya.
Dikatakannya, sertifikat bebas Frambusia di Kabupaten Basel ini tak terlepas kerjasama semua pihak mulai dari Kepala Dinas Kesehatan, Puskesmas se Basel dan dukungan utama dari pak Bupati Riza Herdavid. Serta kepedulian kebersihan lingkungan dan masyarakat peduli akan kesehatan.
"Sekali lagi selamat kepada Pemkab Basel yang telah dinyatakan bebas Frambusia dari Kemenkes, dan semoga tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan di lingkungan sekitar kedepannya terus meningkat," pungkasnya. (im)