Pengalaman Cece Dessy Jadi Bekal untuk Wakil Walikota Pangkalpinang
Cece Dessy yang Selalu Dengan Senyum Khasnya Setiap Bertemu Warga.-screnshot-
KORANBABELPOS.ID.- Pilkada Ulang Pangkalpinang 2025 menghadirkan pasangan calon walikota dan Calon wakil walikota yang sama-sama lahir dan besar di kota ini. Masing-masing Prof. Saparudin Masyarif (Prof. Udin) dan Dessy Ayutrisna (Cece Dessy).
Adalah wajar jika keduanya tahu benar aspirasi warga daerah ini, maklum sedari lahir sudah tahu bagaimana Pangkalpinang ini dari waktu ke Waktu.
Hal yang cukup menarik adalah pengalaman pribadi Cece Dessy. Wanita yang setiap tampil selalu tersenyum ramah dan sumringah ini, memang diakui banyak pengalaman di lingkar kekuasaan khususnya di Kota Pangkalpinang.
Bagaimana tidak, dia adalah istri dari mantan Walikota Pangkalpinang H Irwansyah Sofyan Rebuin. Dan itu berarti dia juga adalah menantu mantan Walikota Pangkalpinang, H Sofyan Rebuin. Dan itu memberikannya bekal lebih dari cukup bagaimana mesti menyerap aspirasi warga, khususnya warga Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ini.
Warga Kota Pangkalpinang yang majemuk, sudah sangat dipahami oleh Cece Dessy.
''Tidak semua aspirasi itu disampaikan dengan lemah lembut, kadang ada juga yang sambil marah-marah, nah ini tentu perlu seni menghadapinya. Dulu selaku pendamping Walikota, kerap kali menerima kritik pedas juga, tentu kita harus berlapang dada,'' ujar Cece Dessy dengan senyum khasnya.
Dikatakan Cece Dessy, selain menyerap aspirasi dari warga, dia juga harus menyampaikan pula aspirasi yang ada itu ke pengambil keputusan yaitu suaminya selaku Walikota Pangkalpinang Ketika itu, Irwansyah Sofyan Rebuin.
''Itu semua ada seninya, seni menerima aspirasi, seni menyalurkan aspirasi itu agar didengar juga oleh si pengambil keputusan,'' ujar Cece Dessy lagi.
Dikatakannya, tampaknya sikapnya yang selalu terbuka adalah menjadi pintu masuk banyak warga juga Ketika sang suami menjabat sebagai Walikota Pangkalpinang Ketika itu.
''Pengalaman itu tentu menjadi modal untuk ke depannya harus bagaimana,'' ujar Cece Dessy mengakhiri.***