Beredar Surat Terakhir Prada Lucky: Kalau Mama Membaca Surat Ini...
Surat terakhir Prada Lucky-screnshot-
BEREDAR surat terakhir Prada Lucky yang diunggah di media sosial, di mana Lucky menyampaikan jika ibunya membaca surat ini berarti dirinya sudah tidak bisa lagi memeluk ibunya.
---------------
SEPERTI yang sekarang ini viral, Prada Lucky Chepril Saputra Namo meninggal dunia di rumah sakit Rumah Sakit Umum Daerah Aeramo, Kecamatan Aesesa, Nusa Tenggara Timur setekah mendapatkan penyiksaan dari seniornya.
Dari hasil pemeriksaan sebanyak 4 prajurit Batalion TP 834 Wakanga Mere yang terletak di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur telah menjalani penahanan dan ditetapkan sebagai tersangka.
Meskipun demikian, sebanyak 16 prajurit lainnya juga telah menjalani pemeriksaan oleh Polisi Militer Kodam (Pomdam) IX/Udayana. Sedangka Sepriana Paulina Mirpey yang merupakan ibu dari Prada Lucky menyampaikan terdapat 20 orang yang melakukan penyiksaan terhadap anaknya yang baru 2 bulan bertugas di Batalion TP 834 Wakanga Mere.
Dalam surat terakhirnya, Lucky menyampaikan seakan telah mengetahui bahwa dirinya tidak akan bertahan lama untuk menghadapi penyiksaan yang dialaminya.
“Surat Terakhir Prada Lucky untuk Mama”.
Ma..., Kalau mama membaca surat ini, berarti Lucky sudah tidak bisa lagi memeluk nama seperti dulu.
Lucky minta maaf... maaf karena anak mama ini tidak bisa pulang dengan selamat, tidak bisa lagi membuat mama tersenyum bangga.
Ma... Lucky tahu, mama sudah berjuang sendirian membasarkan Lucky, Mama sering bilang "Nak, nanti kalau besar jangan lupa bahagiain mama”.
Tapi sekarang... bukannya membahagiakan mama, Lucky malah pergi duluan.
Mama, di sini Lucky dingin, badan Lucky sakit... tapi yang lebih sakit adalah hati Lucky karena membuat mama menangis sendirian di rumah.
Lucky masih ingat tangan mama yang kasar tapi hangat, yang selalu mengusap kepala Lucky setiap mau tidur, Lucky juga masih ingat aroma masakan mama... yang rasanya nggak ada yang bisa nglahin di dunia ini.
“Ma, jangan salahkan diri mama ya. Semua ini bukan salah mama. Kalau nanti mama kangen, tatap saja foto Lucky, dan bayangkan Lucky masih di rumah, duduk di kursı kayu depan rumah sambil senyum ke mama,” tulis surat tersebut.