Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Diduga Bawa Timah, Truk dari Belitung 'Aman' , Katanya Ada Pemeriksaan, Kata Siapa?

Kapal yang Merapat ke Sadai.-screnshot-

KORANBABELPOS.ID.- Jika akhir bulan Juli lalu, tepatnya 29 Juli 2025, dugaan ada angkutan timah dari Belitung ke Bangka kembali terjadi. Yaitu 5 truk bermuatan kurang lebih 50 ton timah illegal senilai Rp 10 Miliar diamankan Jajaran Polres Bangka Selatan (Basel), Selasa 29 Juli 2025.

Hal terbaru lagi, kemarin, Rabu, 6 Agustus 2025, hal serupa terjadi lagi.  Katanya, sempat dilakukan pemeriksaan?  Tapi entah kata siapa?

Buktinya, truk yang diduga membawa timah melenggang bebas keluar kapal Menumbing Raya, Rabu (6/8).  Sebelumnya saat sampai di pelabuhan Sadai, air dalam keadaan surut sehingga kendaraan di dalam kapal Menumbing Raya tidak bisa keluar.

Namun, dalam pemantauan di lokasi tak ada satupun APH yang berada di pelabuhan Sadai. Manifest yang dibawa truk pun tidak diketahui pihak pelabuhan Sadai. Dan kini truk-truk tersebut diduga melenggang bebas tanpa hambatan. 

Sebelumnya, berdasarkan informasi dari penumpang bahwa kapal mengalami keterlambatan berangkat, karena selepas Magrib tiba-tiba terdapat pemeriksaan oleh pihak APH di pelabuhan Tanjung Ru.

"Kapal ada pemeriksaan setelah kendaraan masuk ke kapal, lalu terlihat seperti petugas pemeriksaan di pelabuhan Tanjung Ru, makanya kapal terlambat berlayar," sebut salah satu penumpang. 

"Katanya, di kapal diduga ada kendaraan yang membawa muatan timah," imbuhnya. 

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari petugas pelabuhan Sadai penyebab keterlambatan juga ada pemeriksaan oleh petugas dan sempat tidak boleh berlayar. Namun, kapal akhirnya tetap berlayar di sekitar pukul 21.00 Wib.

"Katanya sempat terjadi pemeriksaan oleh petugas di pelabuhan Tanjung Ru," kata dia.

Semua katanya, entah kata siapa yang sebenarnya?

Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk tersebut dari Tanjung RU ke Pelabuhan Sadai Bangka Selatan, menggunakan KMP Kuala Bate II, Senin 28 Juli 2025.

Timah Rasa Sagu?

Khusus peristiwa akhir Juli lalu, sebelum truk itu naik ke kapal, barang itu diduga diambil di salah satu rumah yang ada di Kawasan Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan. Setelah diisi timah, truk itu menuju ke Pelabuhan Tanjung RU.   Dalam manifes tersebut terdapat lima nama yang menggunakan truk ke dalam kapal. Mereka adalah Wandi, abeng, beli, fandi, eka. Dalam data tersebut, truk itu bermuatan sagu sebanyak 10 ton per truk. 

Namun setiba di Pelabuhan Sadai, Bangka Selatan polisi menemukan berton-ton timah di dalamnya. Sehingga berang tersebut kabarnya, diamankan di Polres Bangka Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan