Putri Marino Bicara Soal Jati Diri
--
Jenama perhiasan Tulola mempersembahkan instalasi Kawan Nusantara 'Identitas' di The Dharmawangsa, Jakarta pada akhir pekan kemarin. Inisiatif tersebut turut merangkul sembilan jenama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Indonesia.
Kesembilan jenama dipilih karena memiliki kesamaan semangat dalam menjunjung tinggi kearifan lokal, menghargai warisan nenek moyang, serta mengadaptasikan dengan sentuhan inovasi modern.
Happy Salma, selaku Pendiri dan Konseptor Kreatif Tulola Jewelry mengajak masyarakat untuk mendalami arti sesungguhnya dari sebuah jati diri. Menurutnya, konsep 'Identitas' lahir dari esensi dan inti diri yang sejati, berakar dari tempat bertumbuh, dipengaruhi keluarga, leluhur, dan lingkungan yang membentuk karakter pribadi.
Seiring waktu, identitas akan mengakar, berkembang, dan menjelma menjadi bagian dari komunitas, hingga membentuk karakter kolektif sebuah bangsa. "Inilah yang menjadi inspirasi kami dalam Kawan Nusantara tahun ini," kata Happy Salma di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Dalam perhelatan tersebut, Tulola menghadirkan 12 karya seni pakai atau art-wear berupa tas edisi terbatas melalui sebuah instalasi bertajuk Identitas. Deretan karya diketahui merupakan hasil kolaborasi kreatif dengan seniman dari berbagai bidang.
Para kolaborator di antaranya, Garden of Solo yang menyajikan karya busana, dengan menyatukan nilai-nilai tradisional dengan pendekatan masa kini. Kemudian, sutradara Garin Nugroho yang menyumbangkan film pendek berdurasi 8 menit berjudul Kegelisahan Sinta.
Arsitek Trianzani Sulshi menerjemahkan hubungan antara identitas pribadi dan ruang di sekelilingnya. Koleksi art-wear diciptakan melalui riset mendalam mengenai bentuk-bentuk simbolis dalam tradisi Nusantara yang lantas diberi makna baru sesuai konteks kekinian.
Setiap desain dikembangkan dengan pendekatan kontemporer, tetapi tetap berpegang teguh pada teknik-teknik tradisional yang luhur. Proses pengerjaan setiap produk dilakukan sepenuhnya dengan tangan oleh para perajin terampil. Kolaborasi terkini Tulola juga melibatkan Putri Marino, aktris yang menggambarkan sosok perempuan Indonesia berkarakter. (ant)