Pemkab Salurkan 11.700 Kilogram Cadangan Pangan Masyarakat
SUNGAILIAT - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatat sebanyak 11.700 kilogram cadangan pangan beras telah disalurkan ke masyarakat di daerah itu.
Kabid Keamanan Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Oktalgia di Sungailiat, Senin, mengatakan hingga Mei 2025, sebanyak 11.700 kilogram dari 29.150 kilogram cadangan pangan beras telah disalurkan ke masyarakat miskin.
Ia mengatakan penyediaan cadangan pangan beras untuk masyarakat miskin yang tersisa dari total yang tersedia masih disimpan di gudang Bulog wilayah Bangka.
"Cadangan pangan beras merupakan arahan dari Kementerian Dalam Negeri untuk setiap kabupaten/kota menyiapkan stok cadangan beras sesuai kemampuan APBD masing-masing," jelasnya.
Menurutnya, cadangan pangan ini dipersiapkan dan disalurkan untuk masyarakat ketika terjadi bencana alam, inflasi dan masalah sosial lain di wilayah Kabupaten Bangka.
"Masyarakat yang terdampak korban bencana alam, seperti banjir, angin puting beliung, termasuk musibah wabah penyakit seperti COVID-19 beberapa waktu lalu, berhak mendapat bantuan beras," katanya.
Berdasarkan data dari laman Badan Pangan Nasional, cadangan pangan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilisasi harga pangan, terutama pada komoditas pangan pokok, seperti beras, jagung, dan kedelai. Saat terjadi lonjakan harga disebabkan kurangnya pasokan, cadangan pangan dapat dilepas ke pasar untuk menstabilkan harga.
Sebaliknya, jika harga beras anjlok, dapat disimpan sebagai cadangan pangan untuk mengurangi pasokan yang berlimpah di pasar. (ant)