Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Emak-emak Pangkalpinang Rindukan Kepemimpinan Dessy Ayutrisna

Dessy Ayutrisna Saat Bertemu Emak-emak.-screnshot-

BABELPOSKORAN.ID.- Kepemimpinan Bakal Calon Wakil Walikota, Dessy Ayutrisna ternyata sangat dirindukan kalangan emak-emak di Pangkalpinang. Hal ini berangkat dari kesuksesan Dessy saat memimpin sebagai Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang periode 2013-2018 silam.

Sebagai ketua TP PKK kala itu, Dessy sangat aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat di Pangkalpinang, termasuk dalam bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sosial.

Sri Wahyuni (42), salah satu warga Pangkalpinang, yang turut merindukan kepemimpinan Dessy. Ia menyebutkan bahwa Dessy layak melanjutkan kepemimpinannya sebagai Wakil Walikota Pangkalpinang untuk periode selanjutnya.

"Ibu Dessy ini kan pernah menjadi Ketua PKK Pangkalpinang, artinya beliau punya pengalaman dalam memimpin. Jadi kalau nanti Ibu Dessy terpilih sebagai wakil walikota, ya udah pas," kata Sri saat ditemui di Kawasan Dealova, Rabu (9/7/2025).

Tak hanya Sri, Revi, salah seorang emak-emak pedagang di Kawasan Dealova, ikut menyampaikan kekagumannya terhadap sosok Dessy yang sangat ramah dengan masyarakat.

"Shock liatnya, gak nyangka, beliau orangnya cantik, ramah, baik hati, terkejut gak nyangka," ungkapnya saat ditemui di Dealova, beberapa hari lalu.

Ia juga memiliki harapan agar Dessy bisa menjadi Wakil Walikota Pangkalpinang. Sehingga bisa memberikan kontribusi positif bagi para pedagang. Dalam momen itu, Revi juga turut menyampaikan aspirasi terkait lokasi berjualan mereka yang tidak tetap, sehingga ia khawatir adanya penggusuran kedepannya.

"Semoga PKL (Pedagang Kaki Lima_red) makin maju, terus Bu Dessy nya semakin maju juga, sukses dan sehat wal afiat," harap Revi.

Dalam kesempatan itu, selain menerima aspirasi soal lapak berdagang, Dessy juga menerima aspirasi terkait tunggakan iuran BPJS. 

Sejumlah pelaku UMKM mengadu kepada Dessy terkait layanan BPJS mereka yang tidak lagi aktif karena keterbatasan biaya. 

Dessy pun turut mengedukasi bahwa jika menunggak, memang ada denda, namun warga bisa mengajukan bantuan ke lembaga seperti Baznas, sembari menginformasikan masih tersisa 3.000 kuota untuk BPJS PBI dari Pemkot.

"Target kita UHC 80%. Tapi masyarakat harus tahu dan memanfaatkan program yang tersedia ini, karena banyak yang belum mengakses informasi," jelasnya.

Dessy menyampaikan bahwa dirinya bersama Saparudin Masyarif (Prof. Udin) akan terus berjuang merealisasikan aspirasi dan harapan masyarakat bila diamanahkan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang kedepannya.

"Saya tidak menjanjikan apa-apa, karena tentu ada proses yang harus dilalui. Tapi saya berkomitmen untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi mereka, jika nanti mendapat amanah," ujar Dessy.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan