Puisi-Puisi Mursal Aziz
Murrsal Aziz.-Dok Pribadi-
Lempah Darat dan Sebuah Perjumpaan
Bulan ini bulan yang lama kupintal dalam doa,
kupilihkan waktu terbaik untuk menyebut namamu
dalam setiap sujud yang diam-diam berharap.
Kutempuh perjalanan pulang,
bukan hanya pada tanah yang membesarkanku,
tapi menuju seseorang yang diam-diam
telah kupilih dalam tenang.
Langkah-langkahku gugup,
namun azam di dada lebih nyaring dari gemetar lutut.
Kau sambut aku dengan senyum yang tak kupesan,
hangat, tulus, tanpa jeda.
Kau bukan hanya membuka pintu rumah,
tapi juga membuka percakapan hati yang tak tergesa.