Pabrik Sandal Legendaris Swallow Terbakar
Sandal Jepit Swallow.-screnshot-
KEBAKARAN hebat melanda sandal jepit legendaris merk Swallow di Medan, Sumatera Utara.
--------------------
SEBELUMNYA diketahui bahwa kebakaran telah melanda pabrik sandal Swallow yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara sejak 27 Januari 2026 malam. Dari keterangan BPBD Kota Medan, insiden ini telah menghanguskan setidaknya 90 persen bangunan pabrik.
Proses pemadaman cukup menguras waktu karena banyaknya material karet yang mudah terbakar di dalam area produksi. Sampai saat ini, masih belum diketahui secara pasti terkait korban jiwa atau luka-luka akibat kebakaran tersebut.
Selain itu, pihak kepolisian juga terus menyelidiki penyebab utama yang jadi pemicu pabrik sandal jepit tersebut terbakar. Peristiwa ini pun menarik atensi publik, sebab Swallow sendiri merupakan salah satu merek sandal jepit legendaris yang sangat melekat di kehidupan masyarakat.
Sejarah Sandal Swallow
Nama Swallow sendiri sudah sangat dikenal luas oleh publik sebagai sandal jepit terbaik lintas generasi. Produk tersebut diidentik dengan sandal karet berwarna putih dengan tali beragam warna, yang mudah ditemukan di warung, pasar tradisional sampai pusat perbelanjaan modern.
Merek sandal ini diproduksi oleh PT Sinar Jaya Prakarsa, perusahaan swasta naisonal yang didirikan pada tanggal 28 Februari 1987.
Kantor pusat serta pabril awal perusahaan ini berlokasi di Jalan Kamal Raya No. 1, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.
Saat awal berdiri, perusahaan tersebut memulai produksi dengan sekitar 500 karyawan. Walau secara resmi perusahaan berdiri pada tahun 1987, produk sandal Swallow sudah dikenal masyarakat sejak awal tahun 1980-an.
Di masa itu, sandal jepit ini dijual dengan harga sangat terjangkau, sekitar Rp1.500 per pasang.
Dengan harga murah meriah ini, sandal tersebut menjadi pilihan utama masyarakat untuk penggunaan sehari-hari. Seiring berjalannya waktu, PT Sinar Jaya Prakarsa kian berkembang pesat.
Jumlah karyawan meningkat hampir 2.000 orang dan kapasitas produksi meningkat hampir lima kali lipat dibandingkan masa awal pendirian. Dalam proses produksinya, Swallow menggunakan bahan baku utama karet alam kelas internastional dan EVA (Ethylene-Vinyl Acetate).
Filosofi perusahaan sejak awal memang menggaungkan produksi sandal berkualitas dengan harga terjangkau sehingga bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat. Pemilik perusahaan sekaligus komisaris PT Sinar Jaya Prakarsa ialah Amir Djohan.