Presiden Prabowo Bertemu Putra Mahkota Arab Saudi
Presiden RI Prabowo Subianto Saat Tiba di Jeddah.-screnshot-
PRESIDEN Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Royal Terminal, Bandara Internasional King Abdulaziz, JEDDAH, pada pukul 21.12 waktu setempat, untuk memulai kunjungan kerja kenegaraan ke Arab Saudi.
-----------------
SETIBANYA di bandara, Presiden Prabowo disambut dengan upacara kehormatan yang melibatkan Menteri Majid bin Abdullah Al‑Qasabi, Wakil Gubernur Mekkah Pangeran Suud bin Mis'al bin Abdul Aziz Al‑Saud, dan Wali Kota Jeddah Saleh Ali Al‑Turki.
Kehadiran rombongan juga dimeriahkan 21 kali tembakan meriam salvo dan iringan pasukan jajar kehormatan.
Dari pihak Indonesia, hadir pula Duta Besar RI untuk Arab Saudi Abdul Aziz dan Atase Pertahanan KBRI Riyadh Brigjen Eri Nasuhi.
Setelah tiba, Presiden Prabowo langsung menuju hotel untuk beristirahat sebelum memulai rangkaian agenda kenegaraan.
Salah satu rangkaian utama adalah pertemuan resmi dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al Saud, di Istana Al‑Salam, Jeddah.
Kunjungan ini menandai upaya memperdalam kerja sama strategis antara Indonesia dan Arab Saudi.
Fokus pembahasan meliputi politik bilateral, isu Timur Tengah, pelaksanaan ibadah haji, serta rencana pengembangan "kampung haji" milik Indonesia di Arab Saudi.
Presiden Prabowo akan didampingi sejumlah tokoh utama, termasuk Menteri Luar Negeri H. Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan, komunikasi bilateral akan membahas kerja sama politik dan diplomasi, serta peninjauan "kampung haji" sebagai bagian dari pelayanan kepada jamaah Indonesia di masa depan.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Arab Saudi diharapkan memperkuat posisi diplomatik Indonesia di kancah global sekaligus mengokohkan jalinan kemitraan strategis kedua negara.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan ada sejumlah agenda dalam kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Arab Saudi.
Diantaranya seperti situasi di Timur Tengah (Timteng), hingga penyelenggaraan haji.