Bangka Raih Predikat IMDI Terbaik se Bangka Belitung

Bangka Raih Predikat IMDI Terbaik se Bangka Belitung.-Yudi Adi Karya-
SUNGAILIAT - Berdasarkan penilaian Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Kabupaten Bangka meraih peringkat pertama Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) tahun 2024.
"Alhamdulillah atas penilaian yang dilakukan oleh pihak Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Kabupaten Bangka meriah peringkat tertinggi IMDI tahun 2024. Berdasarkan penilaian IMDI tahu 2024, Kabupaten Bangka raih nilai, 51,51 dengan kategori tertinggi se Provinsi Bangka Belitung," ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bangka, Drs. Teddy Sudarsono, MS.i kepada wartawan, Rabu (4/2/2025).
Teddy Sudarsono mengatakan penilaian terkait IMDI tersebut meliputi beberapa pilar yakni pertama pilar insfratruktur dan ekosistem. Pilar tersebut merupakan pilar yang menjadi landasan dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi digital pada masyarakat.
Pilar kedua, ketrampilan digital, pilar tersebut berperan sebagai alat mencapai pembangunan digital yang lebih inklusif. Pilar ketiga yakni pemberdayaan, selanjutnya pilar pekerjaan yakni pilar ini yakni keterampilan digital yang banyak dibutuhkan dan kemampuan pekerja dalam menggunakan teknologi digital terkait pekerjaan.
"Berdasarkan penilaian IMDI tahun 2024 tersebut untuk Kabupaten Bangka perolehan nilai untuk pilar insfratruktur dan ekosistem sebesar 58, 34, pilar ketrampilan digital, 68,59, pilar pemberdayaan, 33,75 dan pilar pekerjaan sebesar 46,55 dan total perolehan nilai IMD untuk Kabupaten Bangka, 51,51. Sementara itu, berdasarkan informasi dari pihak Kementerian Komunikasi dan Digital RI, nilai IMDI Provinsi Bangka Belitung tahun 2024 sebesar 47,62." kata Teddy Sudarsono.
Ditambahkannya, dengan perolehan IMDI Kabupaten Bangka peringkat terbaik Se Provinsi Bangka Belitung.
Berarti masyarakat Kabupaten Bangka aktif mempergunakan atau mengakses digitalisasi lebih banyak dengan memanfaatkan teknologi lebih tinggi dan baik, dari tahun ke tahunnya dari daerah lainnya sesuai penilaian dari pihak kementerian Komunikasi dan Digital RI. (dee)