Pengalok dan Penyerurok
Rusmin Sopian.-dok-
Padahal kritik dan saran yang membangun adalah modal utama untuk pengembangan dan peningkatan kualitas sebuah organisasi. Tidak terkecuali sebuah pemerintahan. Baik kualitas program kerja hingga sumber daya manusia. Kalau menjadi seorang pemimpin yang anti kritik bagaimana bisa berkembang?
Mendengar saja tidak mau, apalagi memberi respon dan menindaklanjuti sebuah masukan. Padahal Filsuf Plato sejak ribuan tahun lalu sudah mengingatkan bahwa kualitas seorang pemimpin terlihat bukan saat ia dipuji, tetapi saat ia menghadapi perbedaan dan kritik dengan kebijaksanaan.
Rocky Gerung pernah mengatakan: bahwa pikiran itu harus diperdebatkan untuk memunculkan ide-ide baru. Oleh karena itu, tukang kritik hendaknya jangan sampai hilang dan tidak bersuara di bumi Nusantara ini. Namun biarkan "pengalok" atau pemuji gugur tergilas dimakan perubahan zaman.
"Orang-orang yang melontarkan kritik bagi kita pada hakikatnya adalah pengawal jiwa kita, yang bekerja tanpa bayaran." (Corrie ten Boom)
Toboali, Juni 2026
Catatan :
Pengalok ( Bahasa Toboali) : Pemuji
Penyerurok ( Bahasa Toboali) : Pujian yang berlebihan.