Mempelajari Keuniversalan Al-Qur’an
Syamsul Bahri.-screenshot-
Al-Qur’an menyuruh manusia untuk bekerja sesuai dengan kemampuannya, tidak memaksa jika memang manusia sudah tidak mampu lagi. Atau dengan kata lain Al-Qur’an memberikan isyarat bahwa pekerjaan atau suatu masalah itu diberikan kepada manusia karena ia memiliki kemampuan untuk menyelesaikannya.
Terkait hal ini Allah sudah berjanji dalam Al-Qur’an dalam surah Al-Baqarah ayat 286: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya”.
Sebagai contoh implementasi janji Allah itu adalah diperbolehkannya berbuka puasa Ramadan bagi mereka yang sakit atau sedang dalam perjalanan, dan diperbolehkannya tayammum bagi mereka yang sulit memperoleh air wudu atau sedang sakit dan masih banyak contoh lainnya.
4. Manusia dan fitrahnya mempunyai keinginan untuk mengetahui banyak hal
Terkait hal ini, Al-Qur’an juga mempersilakan manusia untuk selalu belajar dan mempelajari semua yang ada di dunia ini. Jangankan orang dewasa, anak kecil sekalipun sering bertanya kepada orang tuanya tentang apa yang baru dilihatnya. Di sini, Islam menyeru manusia untuk memikirkan tanda-tanda kebesaran dan ciptaan Allah di langit dan di bumi.
Itulah beberapa tanda keuniversalan Al-Qur’an yang perlu kita fahami dan kita pedomani. Harapannya dengan mengetahui keuniversalan Al-Qur’an, kita akan semakin cinta dengan Al-Qur’an dan kita benar-benar bisa menjadikannya sebagai pegangan hidup dan dapat mengaplikasikan semua ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.**