Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Lansia di Babel: Menua dalam Keterpaksaan

Sohidin.-Dok Pribadi-

 

Maka, ada beberapa langkah yang bisa menjadi pijakan ke depan. Pertama, memperkuat layanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif bagi lansia agar mereka bisa tetap sehat dan produktif. Kedua, menyediakan jenis pekerjaan yang lebih ramah usia—tidak hanya fisik berat dan berupah rendah. Ketiga, perlu kajian ulang terhadap batas usia pensiun dan perlindungan sosial yang selama ini belum sepenuhnya menyentuh pekerja sektor informal. Kebijakan yang inklusif dan adaptif sangat dibutuhkan.

 

Terakhir, menjadi tua adalah keniscayaan. Tetapi menjadi tua dalam kondisi sehat, aman, dan bermartabat adalah pilihan kebijakan. Kini saatnya kita memilih—apakah lansia Indonesia akan terus bekerja dalam keterpaksaan, ataukah bisa menikmati masa tua dengan sejahtera. Karena pada akhirnya, cara kita memperlakukan lansia hari ini adalah cerminan masa depan kita sendiri. 

 

Ketika negara hadir untuk mereka yang rapuh, kita sedang membangun fondasi kuat bagi generasi mendatang. Dan saat kita memberi ruang yang adil bagi mereka yang menua, kita sedang menciptakan masa tua yang lebih manusiawi—untuk diri kita sendiri, untuk orang tua kita, dan untuk anak cucu kita kelak.**

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan