Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Membingkai Pendidikan: Akselerasi Digitalisasi dan Ketangguhan Karakter

Andy Muhtadin.-Dok Pribadi-

Oleh Andy Muhtadin

Kepala SMP Negeri 2 Dendang

 

DERASNYA arus Revolusi Industri 4.0 dan langkah kita menuju Society 5.0, pendidikan kita di Indonesia menghadapi momen penting untuk menentukan arah masa depannya. Tantangan utamanya adalah bagaimana menyelaraskan pesatnya kemajuan teknologi dengan pembangunan karakter yang tangguh. 

 

Hardiknas tahun 2025 ini menjadi kesempatan emas bagi kita untuk meninjau kembali arah pendidikan secara nasional, agar kita fokus menjaga nilai-nilai luhur bangsa dan terus berakselerasi dalam digitalisasi.

 

Tak bisa kita hindari arus digitalisasi telah mengubah lanskap pendidikan kita secara drastis. Sumber data We Are Social pada tahun 2024 lalu, ditemukan bahwa ada sekitar 79,5% populasi Indonesia yang setara dengan 222 juta jiwa penduduk kita yang telah terhubung aktif dengan internet. 

 

Sementara data Kemendikbudristek mencatat lebih dari 78% sekolah di Indonesia telah menggunakan perangkat digital dalam proses pembelajaran, meski kualitas dan pemerataannya masih menjadi pekerjaan rumah.

 

Teknologi kecerdasan buatan (AI) mempercepat perubahan ini dari pembelajaran personal, penilaian otomatis, hingga simulasi berbasis virtual reality. Program "Merdeka Mengajar" pun mendorong para guru memanfaatkan platform digital sebagai sarana pengembangan diri dan sumber belajar.

Namun di balik optimisme digital, muncul pertanyaan besar: Apakah kita hanya sedang mencetak generasi yang canggih secara teknologi, namun rapuh dalam karakter?

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan