Baca Koran babelpos Online - Babelpos

SUNGAILIAT ATAU SUNGAILEAT (Bagian Sebelas)

Akhmad Elvian-screnshot-

Selanjutnya untuk menghargai perlawanan rakyat Bangka dalam membela dan mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dalam pertempuran Tanggal 14 Februari 1946, atau bertepatan dengan Tanggal 12 Rabiulawal 1365 Hijriah, di Kampung Puding besar dan kampung Petaling serta di km 12, maka pada Tanggal 8 November 1973, makam para pejuang dan anggota TRI yang gugur sebagai kusuma Bangsa, yaitu makam H.M. Noor yang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum kampung Petaling dan makam Pahlawan 12 yang dimakamkan dalam satu lubang di kaki bukit Ma Andil kilometer 12 kampung Petaling, digali dan pada Tanggal 9 November 1973 kerangka jenazahnya dibawa ke Kota Sungailiat, yang baru menjadi ibukota Kabupaten Bangka, untuk dimakamkan kembali di Taman Makam Pahlawan Padma Satria Sungailiat. Pada Tanggal 10 November 1973, bertepatan dengan peringatan ke-28, Hari Pahlawan di Kabupaten Bangka pada Tanggal 10 November 1973 dilakukan upacara kenegaraan penghormatan terhadap para pahlawan kusuma bangsa. Ibukota Kabupaten Bangka sampai Bulan Mei Tahun 1971, masih berada di Kota Pangkalpinang hingga keluar Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 1971, Tanggal 19 Februari 1971 yang menetapkan Kota Sungailiat sebagai ibukota Kabupaten Bangka dan peresmiannya dilakukan langsung oleh Presiden Soeharto pada Tanggal 13 Mei 1971 di Kota Sungailiat.***

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan