Timnas Indonesia Lebih Menjual!
Ilustrasi-screnshot-
Disisi lain hal berbeda malah ditunjukkan oleh timnas Indonesia, di mana mereka secara resmi menjadi salah satu tim yang menarik untuk ditonton. Hal itu terbukti saat ada lebih dari 100 negara ingin menyiarkan pertandingan timnas Indonesia berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Mungkin masih banyak orang yang menganggap jika Manchester United adalah tim besar di Eropa.
Hal ini bisa diterima karena mereka memiliki trofi yang sangat banyak, entah di level domestik maupun Eropa. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir MU berhasil menjadi tim terbaik di Inggris.
Namun sayangnya status tersebut resmi digusur oleh Liverpool, karena jumlah trofi Premier Leaguenya telah disamakan oleh tim asal Merseyside yang kini menjadi predikat tim terbaik.
MU pantas diganti Liverpool karena secara perolehan trofi The Reds lebih banyak jika dibandingkan dengan Setan Merah untuk musim ini. Status tim besar Eropa untuk Manchester United mulai dipertanyakan alasannya adalah dengan raihan mereka di musim ini.
Secara otomatis Manchester United resmi puasa gelar karena mereka tidak bisa meraih trofi sama sekali, dan yang paling parah mereka berada di papan bawah yakni di peringkat 16 klasemen Premier League. Itu terjadi karena kekalahan demi kekalahan yang terus mereka terima selama ini.
Momen inilah yang membuat publik sudah mulai kurang tertarik pada skuad asuhan Ruben Amarim tersebut.
Kebetulan dengan status Manchester United yang seperti itu, AFF dan Malaysia tetap mengundang mereka untuk bermain melawan Asian All Star. Pihak AFF yakin jika nama besar Manchester United masih menjual, namun tingkat penjualannya hampir dipastikan akan sangat berbeda dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya.
Hal ini ditambah dengan jadwal yang kurang pas waktu mengundang Setan Merah di mana jadwalnya sangat mepet dengan persiapan timnas yang lain yang nantinya akan bermain di FIFA Matchday.
Alasan pertandingan Manchester United versus Asian All Star kurang diminati karena jadwanyal kurang pas. Selain itu performa dari Manchester United yang sangat buruk akhirnya berimbas pada minat penonton.
Sampai saat ini tiket yang dijual belum habis terjual, padahal pertandingannya tinggal beberapa hari lagi. Mungkin para fans di sana juga mempertimbangkan harga tiket yang menuntut mereka sangat mahal.
Saking mahalnya ada beberapa fans yang meminta agar tiketnya digratiskan saja supaya stadion cepat penuh. Sayangnya jika itu dilakukan bukan keuntungan didapatkan oleh pihak AFF, melainkan sebuah kerugian.
Masih berhubungan dengan jadwal, kebetulan setelah pertandingan Manchester United, timnas Malaysia akan bermain dengan Cape Verde.***