Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Ratusan Napi Lapas Bukit Semut Terkena Penyakit Kulit

Ratusan Napi Lapas Bukit Semut Terkena Penyakit Kulit.-Yudi Ardi Karya-

SUNGAILIAT - Dadang Rais Saputro AMd.IP SH MH menjabat Kepala Lapas Kelas II B Sungailiat menggantikan Ary Nirwanto AMd.IP SH, yang pindah tugas jadi Kepala Lapas Kelas II A Purbolinggo Jawa Timur. Acara sertijab Kepala Lapas Kelas II B Sungailiat dilaksanakan Jumat (3/10/2025).

Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementrian Imigrasi Provinsi Bangka Belitung, Herman Sawiran, PJ Bupati Bangka Jantani Ali, Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra, Panitera Pengadilan Negeri Sungailiat, Rahardi SH MH, serta para pejabat di Lingkungan Lapas Kelas II B Sungailiat.

Ary Nirwanto pada kesempatan itu mengatakan dirinya menjabat sebagai Kepala Lapas Kelas II B Sungailiat selama lebih kurang 1 tahun 1 bulan. "Terimakasih atas dukungan Forkominda Bangka, para pegawai di Lingkungan Lapas Kelas II B Sungailiat yang telah membantu saya selama bertugas dengan baik di daerah ini." ujar Ary Nirwanto sambil mengucapkan permohonan maaf apabila terdapat kesalahan.

Pada kesempatan itu, Ary Nirwanto juga menceritakan awal dirinya menjabat sebagai Kepala Lapas Kelas II B Sungailiat, bahwa saat pertama bertugas, ada sebanyak kurang lebih 200 warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Bukit Semut Sungailiat pernah alami penyakit Kulit.

Hal tersebut disebabkan Warga Binaan Pemasyarakatan jarang mandi, karena kesulitan air bersih. "Air sumur di Lapas tidak ada, yang ada hanya Air PAM, tapi air PAM ini ternyata tidak mengalir ke blok-blok tahanan, makanya para napi tidak mandi." kata Ari Nirwanto saat sambutan sertijab.

Kemudian ia membeli beberapa Pompa air agar bisa mengalir ke masing-masing blok. "Air mengalir ke blok sehingga Napi mulai rajin mandi, selain itu saya juga minta dokter memberikan obat dan sabu khusus bagi mereka,"ujarnya.

Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Provinsi Babel Herman Sawiran membenarkan, ada 200 Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas II B Sungailiat pernah mengidap penyakit kulit. "Saat itu, ada 200 orang yang mengindap penyakit Kulit, tapi Alhamdulilah semuanya saat ini sudah sembuh, ini menjadi prestasi dari Kalapas yang lama." katanya.

Saat ini, dirinya memastikan seluruh napi sudah rajin mandi, karena air sudah ada di masing-masing kamar mandi yang ada di dalam lapas. "Kami harapkan apa yang menjadi capaian prestasi dari Kalapas lama ini, dapat diteruskab oleh yang baru." harapnya.

Sementara itu, sebagai pendatang baru, Kepala Lapas Kelas II B Sungailiat, Dadang Rais Saputro, juga berkesempatan memperkenalkan diri.

"Karena saya tidak sempurna, tidak bisa kerja sendiri dan mohon kerjasama serta mohon dukungan dari Forkominda Bangka serta seluruh jajaran di Lapas Kelas II B Sungailiat agar bisa meneruskan dan melaksanakan tugas dengan baik di Lapas Kelas II B Sungailiat ini." ujarnya.(dee)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan