Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Pantau Pasar Antisipasi Kenaikan Harga Beras

Pantau Pasar Antisipasi Kenaikan Harga Beras.-Antara-

Kepolisian Resor Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bersama Pemerintah Kabupaten setempat memantau sejumlah pasar tradisional untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi kenaikan harga beras.

"Kami bersama petugas instansi terkait melakukan pemantauan harga dan stok berbagai bahan pangan pokok di sejumlah pasar tradisional dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan, khususnya beras," kata Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso di Mentok, Sabtu.

Pemantauan dilaksanakan personel Polres bersama petugas Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Bangka Barat dan Perum Bulog, salah satunya di Pasar Tradisional Mentok.

Kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan bertujuan untuk memantau langsung kondisi harga pangan di lapangan, mengecek ketersediaan pasokan dan memastikan keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat.

Dari hasil pengecekan ditemukan harga beras premium dijual dengan harga Rp15.400 per kilogram, sementara beras medium saat ini kosong atau tidak tersedia.

Inspeksi mendadak di pasar ini merupakan bagian dari langkah bersama dalam mengantisipasi gejolak harga pangan di tengah kenaikan harga beras saat ini.

"Saat ini kita menghadapi situasi kenaikan harga beras di pasaran, kegiatan ini ingin mengumpulkan data riil kondisi terkini sebagai bahan membuat kebijakan strategis agar bisa mengendalikan harga dan menjaga distribusi lancar sehingga ketersediaan beras aman untuk konsumsi masyarakat," katanya.

Tim juga memantau langsung untuk memastikan distribusi beras di sejumlah gudang, distributor dan pedagang eceran, dan sampai saat ini belum ditemukan adanya indikasi penimbunan.

Untuk pengendalian harga dan penyediaan beras murah untuk masyarakat, pihaknya juga telah menggelar beberapa kali pasar murah.

"Pada bulan Agustus 2025, kita sudah berhasil menyediakan sekitar 23,8 ton beras SPHP dari Bulog dan telah berhasil memenuhi kebutuhan 3.395 keluarga di seluruh kecamatan," katanya.

Dengan berbagai upaya yang sudah dilakukan diharapkan mampu memberikan kepastian harga pangan tetap terkendali sehingga tidak memberatkan masyarakat.

"Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau, dan kegiatan ini akan terus kami laksanakan secara berkala hingga harga kembali stabil," katanya. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan