Belitung Harus Transformasi Ekonomi
Belitung Harus Transformasi Ekonomi.-Antara-
BELITUNG - Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengatakan Belitung harus segera melakukan transformasi ekonomi secara total dan tidak lagi menggantungkan tumpuan pada sektor pertambangan bijih timah.
"Belitung harus segera melakukan transformasi ekonomi pasca tambang bijih timah," kata Ketua BPC HIPMI Belitung, Zainudin di Tanjungpandan, Minggu.
Menurutnya, langkah ini dinilai mendesak mengingat kondisi tata niaga pertambangan timah yang kian tidak menentu dan amburadul.
Disampaikan, hal ini berdampak langsung pada terpuruknya perekonomian, perputaran uang, serta daya beli masyarakat Belitung secara luas.
"Timah sudah tidak bisa lagi diandalkan sebagai penopang utama ekonomi daerah. Tata niaga yang amburadul saat ini benar-benar memukul perekonomian masyarakat di tingkat bawah, termasuk berdampak domino," ujarnya.
Zainudin menambahkan, guna menyelamatkan perekonomian Belitung dari keterpurukan yang lebih dalam, HIPMI Belitung mendesak hadirnya industri hilirisasi di daerah.
Ia menjelaskan, pengolahan hasil tambang dinilai penting agar timah tidak lagi dikirim keluar dalam bentuk bahan mentah (raw material), melainkan berupa barang setengah jadi atau barang jadi yang memiliki nilai tambah.