Sidang Perdana Hak Asuh Segera Digelar
Sidang Perdana Hak Asuh Segera Digelar.-screenshot-
Pembawa acara Ruben Onsu akhirnya memasukkan gugatan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang mengatakan, gugatan hak asuh anak itu didaftarkan pada Selasa (30/6) lalu.
"Kemarin saya sudah katakan bahwa gugatan itu sudah final, tinggal menunggu persetujuan dari Ruben Onsu saja untuk didaftarkan. Dan ternyata di tanggal 30 Juni 2026 pagi-pagi, saya ditelepon oleh Ruben dan dia mengatakan gugatan itu sudah bisa didaftarkan atau dijalankan," ujar Minola Sebayang dalam wawancara melalui Zoom, Rabu (1/7).
Langkah itu diambil pria 42 tahun itu tepat satu hari sebelum kepulangannya ke Indonesia setelah menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci.
Dia menuturkan bahwa sidang perdana terkait persoalan tersebut bakal digelar pada dua pekan mendatang.
"Makanya kemarin tanggal 30 Juni 2026, kami sudah mendaftarkan gugatan hak asuh anak itu melalui kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan sudah diberi nomor register 756. Sidang perdananya akan dilakukan pada tanggal 15 Juli 2026," ucap Minola Sebayang.
Adapun alasan Ruben Onsu akhirnya memutuskan mendaftarkan gugatan hak asuh anak itu demi bisa merealisasikan quality time atau waktu berkualitas bersama anak-anaknya selama dua hingga tiga hari dalam satu minggu.
Pihaknya merujuk pada kesepakatan pasca-cerai, yang mana poin-poin mengenai waktu berkumpul tersebut dinilai tidak dijalankan dengan baik oleh pihak Sarwendah.
Memang inilah yang diinginkan oleh Ruben dan seperti yang kami sampaikan, dia fokus kepada kepentingan anak-anaknya. Bukan hanya kepentingan anak-anak, tapi juga dia sangat fokus akan haknya dia untuk bisa berkumpul dengan anaknya selama dua, tiga hari dalam satu minggu," tutur Minola Sebayang.
Selain persoalan waktu pertemuan, gugatan itu akhirnya dilayangkan karena adanya dugaan eksploitasi anak dalam aktivitas komersial di media sosial.
Ruben Onsu juga menyororti soal kondisi lingkungan pengasuhan kedua putrinya saat ini.
"Ada alasan yang kemarin saya katakan itu, dugaan eksploitasi anak itu, dan juga lingkungan yang menurut Ruben tidak aman untuk pertumbuhan anaknya," seru Minola Sebayang. (ant)