Babel Perkuat Bansos Berbasis Pemberdayaan Masyarakat
Babel Perkuat Bansos Berbasis Pemberdayaan Masyarakat.-Antara-
PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperkuat pelaksanaan program bantuan sosial berbasis pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kemandirian ekonomi, perlindungan sosial, dan kualitas hidup warga di wilayah setempat.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Selasa, menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
“Program ini tidak hanya sekadar bantuan, tetapi investasi sosial untuk menciptakan masyarakat yang berdaya, mandiri dan sejahtera,” kata Hidayat Arsani.
Ia mengatakan Pemprov Kepulauan Babel pada 2026 ini telah menggulirkan sejumlah program strategis, mulai dari bantuan sosial usaha ekonomi produktif (UEP), rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu), perlindungan sosial, bantuan kebencanaan, hingga dukungan bagi lembaga kesejahteraan sosial.
Selain itu, Pemprov Kepulauan Babel juga memperluas perlindungan sosial melalui pembiayaan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi para pendamping sosial. Perlindungan ini menyasar Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan Pelopor Perdamaian (Pordam).
Pemerintah daerah juga menyalurkan pemberian santunan kematian, bantuan kebencanaan, hingga dukungan kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan panti sosial. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Ia menyatakan salah satu program unggulan yang terus diperkuat ialah UEP yang ditujukan bagi masyarakat usia produktif dari kalangan kurang mampu yang telah memiliki usaha.