Banyak Jemaah Lansia Tanpa Pendamping
Petugas yang Selalu Sigap Bantu Jemaah Lansia.-screnshot-
TINGGINYA jumlah jemaah lanjut usia (lansia) menjadi tantangan tersendiri bagi petugas haji Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah.
--------------
BANYAK lansia yang datang tanpa pendamping keluarga, sehingga petugas langsung mengambil alih layanan mendorong kursi roda dan mendampingi mereka sejak turun dari pesawat.
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, mengatakan, sebanyak 141.161 jemaah dari 365 kloter telah tiba di Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, sekitar 30.658 orang merupakan jemaah lansia.
“Masih banyak ditemukan jemaah lansia dan pengguna kursi roda yang datang tanpa pendamping. Petugas langsung membantu mendorong kursi roda dan mendampingi selama proses layanan kedatangan,” ujar Basir.
Petugas juga menghadapi berbagai kendala lain, seperti jemaah yang belum sempurna ihramnya, barang bawaan tertinggal, paspor rusak, hingga jemaah yang terpisah dari rombongan atau hotel.
Petugas memberikan bimbingan ihram ulang, pendampingan imigrasi, serta koordinasi dengan Daker Makkah untuk penempatan hotel.
BSI Donasikan 300 Kursi Roda
Menjelang puncak haji di Armuzna, Bank Syariah Indonesia (BSI) memberikan bantuan 300 kursi roda melalui kloter JKB 14. Bantuan tahap pertama ini akan didistribusikan ke sektor-sektor di Daker Makkah dan sebagian ke Daker Madinah.
“Hari ini kami menerima bantuan kursi roda dari BSI sebanyak 300 buah. Kursi roda ini akan kami ploting ke sektor-sektor dan hotel-hotel untuk menyambut pelaksanaan Armuzna,” kata Abdul Basir.
Ia menambahkan bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan pihak ketiga untuk mewujudkan Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan. Masih akan ada pengiriman kursi roda tahap berikutnya melalui kloter JKB selanjutnya.
“Intinya, kami memastikan seluruh jemaah tetap terlayani dengan baik sejak tiba di bandara hingga menuju hotel di Makkah,” pungkas Basir.***