Baca Koran babelpos Online - Babelpos

ASDP Terus Berjibaku Hadapi Arus Mudik

Gubernur Saat Meninjau Arus Mudik di Tanjung Kalian.-screnshot-

KORANBABELPOS.ID.- Hari ini, Kamis, 19 Maret 2026 diperkirakan menjadi puncak kedua arus mudik terutama di penyeberangan Tanjung Kalian, Bangka - Tanjung Api-api Sumatera Selatan (Sumsel).

Untuk itu, pihak PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) khususnya ASDP Indonesia Ferry Cabang Bangka sudah menyiapkan tambahan armada.

General Manager (GM) ASDP Cabang Bangka, Agustinus Cahyo, mengatakan pihaknya mengoperasikan total 13 kapal ferry guna mengantisipasi lonjakan arus mudik penumpang hingga kendaraan.  Sebelumnya, hanya 12 armada, karena beberapa unit kapal menjalani perawatan.

Dengan masuknya armada tambahan, diharapkan penumpukan penumpang dapat teratasi.  Karena armada yang tengah dalamm perawatan justru mempunyai kapasitas lebih besar.

Tampaknya pihak ASDP memang akan terus berjibaku guna mencegah penumpukan penumpang dan kendaraan di Tanjung Kalian.  Sementara ini, meski ada keterbatasan armada namun masih teratasi dan situasi tetap kondusif.

Dengan adanya penambahan armada, ASDP tetap yakin akan dapat mengurai kepadatan serta memastikan kelancaran arus mudik di lintasan penyeberangan Mentok–Tanjung Api-Api yang memang tiap tahun selalu padat ini.

 Di tengah ramainya arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani turun langsung ke lapangan untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berharap agar arus mudik tetap lancer dan kondusif.  Bahkan Minggu, 15 Maret 2025, Gubernur Hidayat Arsani meninjau langsung aktivitas arus mudik di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, selaku salah satu pintu utama mobilitas masyarakat dari dan menuju Pulau Bangka itu.

Didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi terkait, Gubernur memantau kondisi di lapangan sekaligus mengevaluasi sistem pelayanan bagi para pemudik yang hendak menyeberang menuju Sumatera.  Suasana pelabuhan yang dipadati pemudik menjadi perhatian serius Gubernur.

Ia menyoroti masih adanya waktu tunggu yang cukup lama bagi penumpang sebelum keberangkatan kapal.

“Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila masih ada kekurangan dalam pelayanan di pelabuhan.  Ini menjadi perhatian serius bagi kami untuk segera diperbaiki,” ujar Hidayat.***

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan