BI Babel Siapkan Rp 1,1 Triliun
BI Babel Siapkan Rp 1,1 Triliun.-screenshot-
Layani Penukaran Uang Jelang Ramadan dan Idulfitri
PANGKALPINANG - Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) resmi membuka kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) tahun 2026 dengan acara kick off pada Jumat (13/2/2026) di Lobby Teras Pundok, Lantai 2 Kantor Perwakilan BI Provinsi Babel.
Kegiatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan uang Rupiah layak edar menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
Mengusung tema "Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah", SERAMBI 2026 akan menghadirkan berbagai pilihan layanan penukaran uang mulai dari Kas Keliling BI, penukaran ritel di kantor perbankan, hingga penukaran terpadu yang akan digelar di Alun-Alun Taman Merdeka. Selain itu, pihak BI juga akan menyelenggarakan edukasi mengenai Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah.
Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Babel, Farid Tamsil, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan uang sebesar Rp1,1 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai beralih menggunakan bentuk non-tunai dalam pembayaran THR. "Kita siapkan uang layak edar sebanyak Rp1,1 triliun. Semoga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, kami juga mendorong penggunaan THR non-tunai seperti melalui QRIS, top up e-money, atau transfer antar rekening," jelas Farid dalam keterangan resminya, Minggu (15/2/2026).
Untuk memudahkan masyarakat dan memastikan layanan merata, seluruh proses pemesanan penukaran uang harus dilakukan melalui aplikasi PINTAR. Setiap paket penukaran memiliki nilai nominal Rp5,3 juta, dengan total ada 87 titik penukaran yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Babel.
Layanan penukaran juga akan tersedia melalui beberapa kanal, antara lain Kas Keliling BI yang akan menjangkau berbagai daerah, kantor bank umum se-provinsi, serta lokasi penukaran terpadu yang akan beroperasi pada tanggal 2 hingga 3 Maret 2026 mendatang di Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang.
Pembukaan kuota pemesanan akan dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama akan dibuka mulai Senin (14/2/2026) pukul 08.00 WIB, sementara tahap kedua akan diakses mulai Kamis (27/2/2026) pukul 08.00 WIB. Melalui aplikasi PINTAR, masyarakat bebas memilih jadwal dan lokasi penukaran yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
Tak hanya fokus pada penukaran uang, SERAMBI 2026 juga menjadi kesempatan untuk mensosialisasikan pentingnya merawat dan mengenali uang Rupiah dengan benar. Edukasi CBP Rupiah kali ini akan menekankan pada prinsip 5J dalam merawat uang, yaitu Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi, serta cara memastikan keaslian uang dengan menggunakan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang). "Pesan kami kepada masyarakat, selama uang tersebut bersih, utuh, dan asli, maka ia tetap layak edar dan sah digunakan. Uang tidak harus baru, yang terpenting adalah nominalnya," tandas Farid.(pas)